Nadi Ekonomi Pasar Induk Tanah Tinggi Berdenyut Kencang, 700 Truk Hilir Mudik Tiap Hari

Minggu, 27 Apr 2025, 17:54 WIB

KOTA TANGERANG - Pasar komoditi sangat penting dalam perekonomian karena memfasilitasi perdagangan komoditas, menentukan harga yang wajar, dan memungkinkan pelaku pasar untuk mengelola risiko. 

Pasar komoditi membantu menentukan harga komoditas berdasarkan mekanisme penawaran dan permintaan. Pasar komoditi menawarkan peluang investasi bagi individu dan institusi. 

Ket. Foto: Aktivitas pedagang sedang mengemas sembako di pasar induk tanah tinggi Tangerang. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Direktur Operasional Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Indonesia Agus Hendrawan mencatat jumlah komoditas diperdagangkan di Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang, Banten, mencapai sekitar 3.000 ton per hari yang diangkut menggunakan 700 unit truk.

"Pasar Induk Tanah Tinggi memegang peran sentral sebagai pusat penyedia pasokan buah, sayur dan sembako di Jabodetabek dan Banten," kata Agus Hendrawan dalam keterangannya di Tangerang, Minggu (27/4).

Ia menjelaskan Pasar Induk Tanah Tinggi terkenal dengan komoditas utama seperti buah lokal, buah impor, sayur, sampai sembako yang berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Lampung, sampai Sumatera.

“Berbagai komoditas unggulan tersebut didatangkan dari berbagai daerah dan dijual di Pasar Induk Tanah Tinggi sebelum diambil banyak pedagang eceran untuk diperdagangkan di sekitar Jabodetabek, Tangerang Raya, maupun Banten,” kata

"Setiap hari ada 10.000 pengunjung dan Pasar Induk Tanah Tinggi sejauh ini dapat memberikan lapangan kerja bagi 300 ribu keluarga," kata dia.

Berdiri sejak tahun 2000, Pasar Induk Tanah Tinggi selama ini dikenal sebagai salah satu pasar tradisional percontohan di tingkat nasional.

Pasar Induk Tanah Tinggi mempunyai daya tarik tinggi karena sistem pengelolaan yang profesional sehingga Pasar Induk Tanah Tinggi sering dipercaya sebagai pasar untuk studi banding bagi mitra strategis Bappenas sampai Kementerian Perdagangan dari tahun ke tahun.

“Di sini dibuat aturan keamanan yang ketat sampai kebersihan yang selalu terjaga. Tidak hanya itu, pasar ini juga rutin menjaga kualitas maupun ketersediaan komoditas yang diperdagangkan sehingga Pasar Induk Tanah Tinggi tetap dipercaya menjadi rujukan utama bagi masyarakat luas,” paparnya.

Selain itu, Pasar Induk Tanah Tinggi juga terus berkembang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. 

Salah satunya dengan melakukan digitalisasi melalui pengembangan aplikasi Asparindo Grosir untuk membantu penjualan grosir ke pembeli eceran secara langsung secara daring dalam beberapa tahun terakhir.

"Ini untuk kemudahan dalam melakukan transaksi dalam jumlah besar," ujarnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perkuat Konektivitas, Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih di Kota Bima Diresmikan

Satgas TNI Hadir di Nias Selatan, Pembangunan Jembatan Baru untuk Percepat Pemerataan

Gubernur Andra Soni Tegaskan Banten Bertekad Jadi Pionir Pelayanan Pertanahan Modern

Isu Penggeledahan Pengusaha Terkait TPPU Viral, Ini Klarifikasi Kejati Jambi

Polisi Ungkap Pencurian Emas Rp350 Juta di Pacitan

3 Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan di Bima, Akses Warga Kini Makin Mudah

120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya

Asep Minta Politik Bekasi Tak Sekadar Adu Kepentingan, Kemajuan Daerah Harus Jadi Tujuan

Gebrakan Pemkot Banjarmasin! Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Bukan Sekadar Final! Grand Final IPL Jadi Panggung Uji Asian Games 2026

Strategi Baru Apriyani! Ubah Pola demi Adaptasi di Ganda Campuran

Ambisi Besar Teofimo Lopez: Kuasai Welter WBA, Kini Kejar Gelar Juara Sejati

Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9, Ketajamannya Bakal Diuji!

Robert Pattinson Disebut Akan Main dalam Film Horor Pertama Christopher Nolan

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.