Kisah Inspiratif: Usaha Kue Eks Pekerja Migran, Eliza Hafni Curi Perhatian Pemerintah
Minggu, 27 Apr 2025, 13:16 WIBJAKARTA â Eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki berbagai peluang untuk memulai usaha sendiri setelah kembali ke Tanah Air. Mereka dapat memanfaatkan pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri, serta mendapatkan dukungan melalui program-program pemerintah dan lembaga keuangan.
Dengan dukungan yang tepat dan perencanaan yang matang, eks PMI dapat meraih kesuksesan dalam membangun usaha dan menciptakan kehidupan yang lebih baik di Tanah Air.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding memuji usaha kue kering milik seorang pekerja migran purna Eliza Hafni Nasution di Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Pujiannya itu dia sampaikan saat melakukan kunjungan ke tempat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Eliza, di Binjai, Sumut, Sabtu (27/4).
"Alhamdulillah ini bisa menembus pasar kemana-mana dengan model packaging juga yang bagus," kata Menteri Karding, sebagaimana rilis pers KemenP2MI di Jakarta.
Menteri Karding mengaku senang karena setelah bekerja di Malaysia sebagai pekerja migran Indonesia (PMI), Eliza bisa membuka usaha kue kering dan produknya bisa menembus berbagai target pasar.
Menteri Karding mengatakan apa yang dilakukan Eliza sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto, yang berkeinginan agar masyarakat yang telah kembali bekerja dari luar negeri dapat sejahtera dan membuka lapangan kerja baru.
âModel seperti ini penting untuk seluruh pekerja-pekerja migran yang ada. Memang yang diharapkan oleh Presiden Prabowo itu yang seperti ini," kata Menteri Karding.
"Mereka berangkat ke luar negeri cari ilmu, punya keterampilan, nabung, punya uang, kembali, bangun usaha. Paling tidak sekarang sudah bisa mempekerjakan beberapa orang," kata dia lebih lanjut.
Oleh karena itu, Menteri Karding berjanji kementeriannya akan membantu usaha Eliza untuk mendapatkan akses modal, pengelolaan keuangan hingga pemasaran.
"Kita bina, nanti akan kita bina, kita bina mulai dari cara berusahanya, kemudian bina cara mengakses modalnya, bina cara mengelola keuangannya, bina cara pemasarannya, kita bina semua," kata Menteri Karding.
"Mungkin UMKM ini kita akan kerja sama dengan berbagai pihak. Mudah-mudahan kebutuhan-kebutuhan kaya alur ke depan bisa kita bantu," katanya menambahkan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pantik Semangat Wirausaha PMI, Program Mandiri Sahabatku Sapa 250 Pekerja Migran di Jepang
-
Pertama dalam Sejarah, Indonesia-Kanada Sepakati Kerja Sama Pengiriman PMI Tenaga Medis
-
Operasi Keselamatan Agung, Polda Bali Utamakan Tindak lewat ETLE
-
Mengejutkan, Batam Center Jadi Gerbang Favorit Migran Ilegal ke Luar Negeri
-
Generasi Z Punya Banyak Keunggulan, Orang Tua Diminta Kenali Karakteristik Anak
-
Bebani Pekerja Migran, Kemen P2MI Minta BI Benahi Remitansi Pekerja Migran
-
BP3MI Kepri Gagalkan Keberangkatan Calon PMI Ilegal ke Kamboja Lewat Batam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.