Kemlu: Tidak ada WNI Korban Ledakan di Iran

Minggu, 27 Apr 2025, 17:55 WIB

JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rolliansyah Soemirat, pada Minggu (27/4) sore, melaporkan insiden ledakan di Iran.

“Pada Sabtu 26 April 2025 terjadi ledakan di Shahid Rajaee, salah satu pelabuhan di Bandar Abbas, Iran, yang menewaskan 14 orang dan melukai sekitar 700 orang yang dicurigai berasal dari bahan kimia dari tank gas. KBRI Tehran melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan WNI menjadi korban ledakan tersebut,” ungkap jubir Kemlu RI.

Ket. Foto: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rolliansyah Soemirat — Sumber: kemlu.go.id

Pihak Kemlu pun mengkonfirmasi bahwa saat ini terdapat 385 WNI berada di Iran yang sebagian besar mahasiswa tinggal di Qom dan banyak WNI lainnya tinggal di Teheran, Ibu Kota Iran. “Tidak ada WNI tinggal di Bandar Abbas,” ucap Rolliansyah Soemirat.

Bandar Abbas merupakan daerah pelabuhan penting di Iran yang berbatasan dengan Qatar dan UEA. Tahun lalu, dikatahui terdapat 2 WNI yang menjadi ABK di Bandar Abbas, namun keduanya sudah kembali ke Indonesia.

“KBRI Teheran telah berkoordinasi dengan otoritas di Iran dan komunitas WNI di berbagai wilayah di Iran untuk memastikan keselamatan mereka dan Kemlu dan KBRI Teheran akan terus memantau kondisi WNI di Iran secara berkala,” demikian pernyataan Rolliansyah Soemirat seraya mengatakan bahwa bagi WNI yang membutuhkan bantuan maupun informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +989024668889. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.