Wagub Jateng Yasin Minta OJK Lebih Proaktif Dukung UMKM, Petani, dan Nelayan

Jumat, 25 Apr 2025, 16:20 WIB

SEMARANG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, mengingatkan pentingnya peran aktif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan. Menurutnya, penguatan ekonomi rakyat adalah fondasi utama ketahanan ekonomi di Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikannya dalam momen pengukuhan Hidayat Prabowo sebagai Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah yang baru, di Kantor OJK Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/4).

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dan Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo. — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

“Masih banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan menjangkau akses permodalan. Ini pekerjaan rumah kita bersama. OJK dan perbankan harus bisa bergerak lebih konkret dan cepat,” tegas Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin.

Gus Yasin menekankan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah garda depan ekonomi nasional. Saat pandemi Covid-19 hingga krisis moneter 1997, UMKM terbukti menjadi penyelamat ekonomi negara.

“Mereka bukan sekadar pelaku ekonomi, tapi pahlawan saat krisis. Maka sudah seharusnya mereka diberikan dukungan nyata, bukan hanya pujian,” ujarnya.

Sebagai wakil pemerintah daerah, Gus Yasin menyatakan siap bersinergi dengan OJK untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui akses keuangan yang inklusif dan adil.

Dengan dilantiknya Hidayat Prabowo sebagai Kepala OJK Jawa Tengah, Gus Yasin berharap ada semangat baru yang membawa angin segar bagi pelaku usaha, khususnya sektor akar rumput.

“Kami harap, di bawah kepemimpinan baru ini, OJK semakin kuat dalam fungsi pengawasan keuangan dan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan,” katanya.

Tak hanya soal pembiayaan, Gus Yasin juga mengajak OJK untuk aktif dalam mendukung program-program strategis yang tengah dijalankan Pemprov Jateng, seperti program makan bergizi gratis serta intervensi harga gabah, yang melibatkan petani dan pelaku usaha kecil.

“Kami ingin OJK ikut terlibat. Semua lembaga keuangan, baik Bank Jateng maupun BPR, harus dirangkul agar stimulus ekonomi bisa sampai ke masyarakat paling bawah,” tandasnya.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan otoritas keuangan, Gus Yasin meyakini bahwa Jawa Tengah bisa menjadi model pembangunan ekonomi yang berpihak pada rakyat dan berkelanjutan.

  • OJK
  • Wagub Jateng
  • Akses Pembiayaan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.