- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Bogor Dorong Optima...
Pemkot Bogor Dorong Optimalisasi Pertanian Kota
Kamis, 24 Apr 2025, 08:30 WIBBOGOR - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menekankan pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersisa di Kota Bogor sebagai upaya menjaga keberlanjutan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Panen Raya Perdana hasil pertanian hortikultura di lahan demplot Training and Teaching Site (TTS) di Taman Tanah Sareal, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (23/4).
Hanafi mengungkapkan bahwa luas lahan pertanian di Kota Bogor saat ini hanya sekitar 10 persen dari total wilayah. Ia menyebut keberadaan lahan pertanian di tengah kota sebagai âsurga yang tersisaâ yang harus dijaga.
Oleh karena itu, ia menyoroti pentingnya mempertahankan lahan pertanian berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) yang telah menjadikan lahan ini sebagai percontohan sekaligus tempat edukasi pertanian bagi masyarakat.
âLahan pertanian di Kota Bogor memang terbatas, namun justru karena itu perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin. IWAPI telah memberikan contoh bahwa lahan terbatas pun bisa memberi manfaat besar jika dikelola dengan baik dan konsisten,â ujar Hanafi.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan. Terlebih, selama masa pandemi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mendorong gerakan urban farming dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.
âKami berharap gerakan ini terus ditiru oleh masyarakat. Lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,â kata Hanafi.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI, Susi Andrianis, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga simbol harapan menuju pembangunan pertanian yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan pelaku usaha dan petani.
âPanen ini adalah bukti nyata bahwa kemajuan pertanian harus didorong secara kolaboratif. Tidak bisa hanya satu pihak. Kita harus bergerak bersama,â ujar Susi.
Pada kesempatan yang sama, IWAPI juga menandatangani kontrak payung kemitraan benih pertanian dengan PT BISI International Tbk, serta memulai kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ditutup dengan panen hasil pertanian hortikultura yang menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara IWAPI dan Pemkot Bogor dalam memberdayakan lahan pertanian di kawasan perkotaan. ils/I-1
- Pemkot Bogor
- Kota Bogor
- ketahanan pangan nasional
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kota Bogor Terus Pantau Kualitas Udara Dampak Abu Vulkanik
-
Perjuangan Belum Usai! Dua Petenis Indonesia Rebut Tiket Final Kualifikasi ITF M15 Bali
-
Di Ikuti 60 Profesional dari 24 Negara, Kemenhub Kembali Gelar Indonesia-ICAO DCTP 2026
-
Encap SGS 2026 Buktikan Komitmen TNI Bersama Negara Bangun Fasilitas Pendidikan Untuk Masyarakat Di Martapura.
-
Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan, Normalisasi Irigasi BKG Dikebut untuk Aliri 6.000 Hektare
-
Amat Membahayakan, 87 Napi Berisiko Tinggi Digusur ke Nusakambangan
-
ISPA Mengintai, RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Bersiap Hadapi Lonjakan Pasien
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.