Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bekasi Luncurkan Ali Topan Tekan Pemborosan Pangan

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 23:40 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Luncurkan Ali Topan Tekan Pemborosan Pangan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Iman Santoso memberikan sambutan pada peluncuran gerakan selamatkan pangan Ali Topan Bekasi di Hotel Nuanza Cikarang, Kamis (24/4/2025).

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat resmi meluncurkan program 'Ali Topan Bekasi', sebuah gerakan inisiatif selamatkan pangan yang bertujuan untuk menekan pemborosan pangan di masyarakat daerah itu.

Asisten Daerah (Asda) II pada Setda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan di Cikarang, Kamis (24/4), menyatakan, program ini berangkat dari sorotan persoalan serius terkait limbah makanan atau food waste yang harus segera ditangani secara lintas sektor.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, Indonesia menghasilkan limbah makanan sebanyak 23 hingga 48 juta ton per tahun selama periode 2000-2019 atau setara dengan 184 kilogram per kapita.

"Setiap orang menyumbang hampir satu kuintal makanan terbuang setiap tahun sementara masih banyak masyarakat yang mengalami kerawanan pangan," katanya.

Iwan mengaku kondisi serupa terjadi di Kabupaten Bekasi yang memiliki populasi besar dan sejumlah industri makanan sehingga berpotensi menyumbang jumlah limbah makanan secara signifikan.

Ali Topan Bekasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengubah perilaku masyarakat dan memanfaatkan pangan berlebih untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Gerakan ini mengadopsi pendekatan pentahelix yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, media dan komunitas serta semua elemen penyelamatan pangan dengan tujuan utama mencapai zero food loss and waste.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Iman Santoso menjelaskan Pemkab Bekasi telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Bekasi nomor: 500.1.2.3/S.E-38/DKP/2025 yang menjadi dasar hukum pelaksanaan gerakan ini.

"Surat edaran ini akan digunakan untuk menyebarkan gerakan ke seluruh wilayah Kabupaten Bekasi, bekerja sama dengan Diskominfosantik untuk memperluas sosialisasi kepada publik," katanya.

Ia juga menekankan program ini bukan sekadar seremoni melainkan langkah sistemik yang melibatkan edukasi masyarakat untuk menghentikan pemborosan pangan.

Pihaknya bekerja sama dengan FOI Bekasi Raya untuk mendistribusikan makanan berlebih ke daerah-daerah berstatus rawan pangan sebagai upaya menguatkan gizi masyarakat yang membutuhkan.

"Ali Topan Bekasi diharapkan dapat memberikan dampak nyata, mulai dari penyelamatan pangan, penguatan gizi hingga mendorong peran aktif semua pihak," ucapnya.

Dengan diluncurkan program 'Ali Topan Bekasi', diharapkan akan tercipta perubahan signifikan terhadap perilaku masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam mengelola pangan secara lebih bijak.

Gerakan ini bukan hanya tentang mengurangi pemborosan makanan melainkan juga memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pasar Malam Kebon Sirih Sem...
Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.