- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kyiv Digempur Serangan Rud...
Kyiv Digempur Serangan Rudal Russia Kamis Dini Hari, 9 Orang Tewas
Kamis, 24 Apr 2025, 14:06 WIBKYIV - Serangan rudal "besar-besaran" Russia terhadap Kyiv pada hari Kamis (24/4) menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai puluhan lainnya dalam salah satu serangan paling mematikan di ibu kota Ukraina sejak Moskow melancarkan invasinya lebih dari tiga tahun lalu.
Ukraina telah digempur oleh serangan udara Russia selama perang, tetapi serangan mematikan terhadap Kyiv, yang lebih dilindungi oleh pertahanan udara daripada kota-kota lain, jarang terjadi.
Serangan itu menimbulkan lebih banyak keraguan atas upaya AS untuk mendesak Russia dan Ukraina agar menyetujui gencatan senjata, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena menolak menerima pendudukan Moskow di semenanjung Krimea sebagai syarat perdamaian.
Presiden Russia Vladimir Putin belum menanggapi tawaran Zelensky untuk menghentikan sepenuhnya serangan udara terhadap sasaran sipil, dan bulan lalu menolak seruan AS-Ukraina untuk gencatan senjata penuh dan tanpa syarat.
"Putin menunjukkan melalui tindakannya, bukan kata-katanya, bahwa ia tidak menghormati upaya perdamaian apa pun dan hanya ingin melanjutkan perang," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga di media sosial. Ia juga mengecam "tuntutan maksimalis Moskow agar Ukraina menarik diri" dari sebagian besar wilayahnya sebagai syarat perdamaian.
"Putin hanya menunjukkan keinginan untuk membunuh," kata Andriy Yermak, pembantu utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Perdana Menteri Ukraina Denys Shmygal mengatakan Russia telah "meneror kota-kota Ukraina sepanjang malam."
"Rudal jelajah dan balistik, pesawat nirawak, bom udara. Russia dengan kejam dan sinis menembakkan rudal ke kota-kota Ukraina, menewaskan banyak orang sementara dunia berupaya membangun perdamaian," katanya dalam sebuah unggahan di media sosial.
Ledakan keras terdengar di ibu kota Ukraina sekitar pukul 1.00 pagi (2200 GMT) setelah sirene serangan udara berbunyi di seluruh Kyiv yang memperingatkan penduduk untuk menuju tempat perlindungan, kata wartawan AFP di lapangan.
Sepanjang malam, petugas penyelamat menyisir reruntuhan bangunan yang hancur dan memadamkan api di blok apartemen. Kementerian Dalam Negeri mengatakan kerusakan tercatat di 13 lokasi terpisah di seluruh ibu kota.
Setidaknya sembilan orang tewas dan lebih dari 60 orang terluka, kata Dinas Darurat Negara Ukraina.Â
Enam anak termasuk di antara 42 orang yang dirawat di rumah sakit, tambahnya.
"Suara panggilan telepon terdengar dari bawah reruntuhan -- pencarian akan terus dilakukan hingga kami yakin telah menemukan semua orang," kata Menteri Dalam Negeri Igor Klymenko. Ia menambahkan bahwa dua anak tidak ditemukan.
Di distrik Sviatoshinsky di sebelah barat Kyiv, seorang jurnalis AFP melihat kantong mayat berisi salah satu korban tergeletak di sebidang rumput.
Peralatan konstruksi digunakan di dekatnya untuk membersihkan tumpukan puing dari bangunan yang hancur, dan atap serta jendela sebuah blok apartemen hancur.Â
Seorang wanita duduk di kursi lipat kecil sambil membelai lengan korban lain yang terbunuh dalam serangan itu, tubuhnya ditutupi kain biru bergaris.
Di dekatnya, seorang jurnalis AFP melihat seorang responden pertama berbicara dengan seorang wanita yang terluka dalam serangan itu, wajahnya berdarah dan memar saat dia mencengkeram seekor anjing di lengannya.
Kyiv terakhir kali terkena rudal pada awal April ketika sedikitnya tiga orang terluka, dan ibu kota telah menjadi sasaran serangan sporadis sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.
Militer Moskow telah melancarkan beberapa serangan udara paling mematikan dan berani terhadap Ukraina selama bulan lalu, menentang desakan Trump untuk segera mengakhiri pertumpahan darah.
Serangan rudal balistik di pusat kota Sumy di timur laut menewaskan sedikitnya 35 orang pada tanggal 13 April.
Dan serangan terhadap kota kelahiran Zelensky, Kryvyi Rig, pada awal April menewaskan sedikitnya 19 orang, termasuk sembilan anak-anak setelah sebuah rudal menghantam daerah pemukiman dekat taman bermain anak-anak.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Lisa Blackpink Kunjungi “Punch”, Monyet Kesepian yang Viral di Jepang
-
Proses Verifikasi Pendaftaran Mudik Gratis oleh Pemprov DKI Jakarta
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kota Mataram Berjalan Khidmat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.