Rumah Susu Sentul Bisa Jadi Contoh, Kepala BGN Serukan Ada Susu di Menu MBG
Rabu, 23 Apr 2025, 10:50 WIBJAKARTA- Upaya membangun kedaulatan pangan nasional kini mendapatkan dukungan dari industri persusuan berbasis koperasi. Rumah Susu Unit Sentul di Bogor, Jawa Barat, menjadi model percontohan dalam penyerapan susu segar dari peternak lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi (MBG) di sekolah.
Rumah Susu Sentul yang digagas oleh Muchlido Apriliast, Ketua Koperasi Kujang Sauyunan Berdikari, kini rutin menyuplai susu pasteurisasi ke sejumlah sekolah dasar yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi (SPPG).Â
âKami antar langsung ke sekolah dan menyesuaikan penyediaan chiller dengan jumlah siswa. Anak-anak lebih menyukai susu murni tanpa rasa tambahan,â ujar Muchlido saat memberikan sambutan pada peresmian Rumah Susu Unit Sentul, Selasa (22/4).
Hingga saat ini, Rumah Susu Sentul mampu melayani hingga delapan SPPG karena keterbatasan alat dan kapasitas produksi. Namun, model ini dinilai berhasil dan potensial untuk direplikasi di daerah lain.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan bahwa konsep unit pengolahan susu yang menyerap langsung susu dari peternak lokal akan menjadi bagian penting dari cetak biru pengembangan industri susu nasional.Â
âModel ini akan kami replikasi ke sentra-sentra produksi sapi perah di seluruh Indonesia. Ini adalah harapan baru bagi peternak, khususnya sapi perah,â kata Agung.
Menurut data Kementerian Pertanian, populasi sapi perah nasional saat ini sekitar 560.000 ekor. Pemerintah terus mendorong peningkatan populasi melalui program investasi dan pemberdayaan peternak dan koperasi.
Koperasi Kujang Sauyunan Berdikari di Bogor menjadi salah satu contoh koperasi yang berhasil mengembangkan unit pengolahan susu sekaligus dapur MBG.Â
âKoperasi tidak lagi hanya sebagai penyalur susu, tapi juga sebagai pelaksana program strategis, seperti MBG,â ujar Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, yang juga menyatakan bahwa LPDB siap mendukung pengembangan unit-unit serupa.
Ia juga menyampaikan bahwa program Koperasi Merah Putihâsebuah inisiatif untuk memperkuat ekonomi desaâakan melibatkan koperasi yang memiliki unit pengolahan susu, ritel, hingga layanan kesehatan dan logistik.
Jadi Komponen Utama
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menambahkan bahwa susu wajib menjadi komponen utama dalam menu MBG di wilayah yang ada peternakan sapi perahnya.Â
âPresiden ingin agar susu murni menjadi bagian utama dari asupan gizi anak sekolah. Kami mendukung 100 persen,â katanya. Ia bahkan menyitir Al-Qurâan surat Al-Muâminun ayat 21 yang menggambarkan keberkahan susu sebagai salah satu sumber pangan utama dari ternak.
Susu pasteurisasi dari Rumah Susu kini telah dikemas dalam cangkir plastic (cup) yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan siswa.Â
âIni inovasi luar biasa. Susu tidak hanya mengandung gizi, tetapi menjadi simbol kebangkitan peternakan nasional,â ujar Dadan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menyampaikan bahwa upaya ini selaras dengan agenda pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.Â
âMemberi makan anak-anak sekolah adalah investasi masa depan. Rumah susu seperti ini akan menjadi bagian penting sejarah pembangunan gizi dan ketahanan pangan nasional,â tutupnya.
- Kementerian Pertanian
- Swasembada Pangan
- Manfaat Susu
- Badan Gizi Nasional
- Program Makan Bergizi Gratis
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
TNI AU Kerahkan Drone Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisarua
-
Menhub: Keselamatan Penerbangan adalah Prioritas Strategi Pemerintah
-
Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG untuk Kurangi Beban APBN
-
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong
-
Pertamina Halau Tongkang Hanyut, Hindari Insiden Laut
-
Lindungi Kepentingan Nasional, RI Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Jadwal, Moda Transportasi, dan Cara Daftar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.