PBB: 78 Orang Tewas dalam Bentrokan Antar-geng di Haiti

Jumat, 15 Mei 2026, 09:15 WIB

PBB - Bentrokan antar-gang di pinggiran ibu kota Haiti menyebabkan sedikitnya 78 orang tewas sejak Sabtu, termasuk 10 warga sipil, menurut jumlah korban sementara yang dirilis Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Haiti (BINUH), Kamis (14/5).

"Bentrok bersenjata antara beberapa geng di komune Cite Soleil dan Croix-des-Bouquets telah menyebabkan setidaknya 78 orang tewas dan 66 orang terluka sejak 9 Mei," kata BINUH, menambahkan bahwa korban tewas termasuk 10 "anggota masyarakat (lima pria, empat wanita, dan seorang gadis muda)."

Ket. Foto: Bentrokan antar geng semakin brutal dan sering terjadi di Haiti — Sumber: UNHCR

Haiti, negara termiskin di Karibia, dilanda kekerasan geng. Situasi ini terus memburuk selama dua tahun terakhir. 

Kekerasan yang terjadi sejak akhir pekan telah menyebabkan sekitar 5.300 orang mengungsi. Beberapa keluarga masih terjebak di lingkungan yang terdampak, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, mengutip organisasi kemanusiaan setempat.

Sebuah rumah sakit dan fasilitas Doctors Without Borders (MSF) terpaksa menangguhkan operasional dan mengevakuasi staf mereka. 

Sebelum evakuasi, Doctors Without Borders melaporkan 40 korban penembakan dirawat di rumah sakit dalam waktu kurang dari 12 jam. 

Menurut PBB, dua komune yang sama di wilayah metropolitan Port-au-Prince mengalami pecahnya kekerasan pada bulan Maret dan April yang menyebabkan hampir 8.000 orang mengungsi.

BINUH mengatakan pada hari Kamis bahwa antara tanggal 5 Maret dan 11 Mei setidaknya 305 orang tewas dan 277 orang terluka di Cite Soleil dan Croix-des-Bouquets. 

Dari korban tewas, 63 adalah warga setempat -- termasuk 17 wanita dan 13 anak-anak -- sedangkan yang lainnya tewas adalah anggota geng.

Sebuah pasukan anti-geng multinasional baru dikerahkan ke Haiti untuk menggantikan Misi Multinasional untuk Mendukung Kepolisian Haiti yang kurang peralatan dan dana. Namun sejauh ini, hanya kontingen 400 tentara Chad yang telah tiba di Port-au-Prince. 

Pasukan baru tersebut pada hari Kamis mengumumkan kedatangan komandannya, Jenderal Mongolia Erdenebat Batsuuri.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.