- Home
-
- Luar Negeri
-
- Zelenskyy Minta Hentikan S...
Zelenskyy Minta Hentikan Serangan ke Infrastruktur Sipil Satu Bulan Penuh
Selasa, 22 Apr 2025, 09:00 WIBISTANBUL - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengusulkan kepada Russia untuk menghentikan seranÂgan terhadap infrastruktur sipil selama 30 hari.
âUkraina mengusulkan unÂtuk menghentikan serangan apapun menggunakan drone jarak jauh dan rudal terhaÂdap infrastruktur sipil selama setidaknya 30 hari, dengan kemungkinan perpanjangan,â kata Zelenskyy dalam sebuah pernyataan di media sosial X pada Minggu (20/4).
Seperti dikutip dari Antara, usulan Presiden Ukraina terseÂbut muncul di tengah gencatan senjata saat Paskah sepihak selama 30 jam yang dideklaraÂsikan oleh Presiden Russia Vladimir Putin pada Sabtu (19/4).
Menanggapi hal itu, ZelenÂskyy mengatakan negaranya akan mencerminkan tindaÂkan Russia, seraya menamÂbahkan Kyiv mengusulkan untuk memperpanjang jeda tersebut âjika gencatan senjaÂta penuh benar-benar terjadi.â
Gencatan senjata dimulai pukul 18:00 waktu Moskow dan akan berlangsung hingga tengah malam pada Senin, meskipun kedua belah pihak saling menuduh melanggarnya.
Dalam pembaruan terbaÂrunya terkait gencatan senÂjata, Zelenskyy mengklaim bahwa Russia telah melanggar gencatan senjata yang dideklaraÂsikan Putin lebih dari 2.000 kali.
âDalam praktiknya, di seluruh lini depan utama, Russia gagal menegakÂkan janji gencatan senjatanya sendiri. Dan hampir satu hari penuh pun tidak cukup bagi Russia untuk merespons usuÂlan Ukraina kami mengenai gencatan senjata penuh â dimulai sekarang, dari PasÂkah, dan berlangsung selama 30 hari,â lanjut Zelenskyy.
Ia menambahkan, penoÂlakan Russia terhadap langÂkah tersebut akan menjadi bukti bahwa mereka berniat untuk terus melakukan hal-hal yang hanya menghanÂcurkan nyawa manusia dan memperpanjang perang.
Pemerintahan AS sepertinya tidak berencana memÂberikan paket baru banÂtuan militer ke Ukraina, menurut laporan New York Times (NYT) yang mengutip sejumlah pejabat.
Saat ini, WashingÂton masih menunggu agar bantuan militer, yang telah disetujui pemerintah sebelumÂnya, selesai terlebih dahulu.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Putin Berterima Kasih kepada Trump, Upaya Damai Russia-Ukraina Masuk Babak Baru
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
JIF Summit 2026 Resmi Ditutup: Jalin Koneksi Bisnis dan Tindak Lanjut Penandatanganan MoU
-
Ukraina akan Mampu Lancarkan Serangan Rudal Balistik Buatan Dalam Negeri ke Russia
-
Drone Jet Russia Makin Canggih, Pertahanan Udara Ukraina Kewalahan Hadapi Serangan dari Langit
-
Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka
-
Jepang Kembali Buang Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.