KRL Buatan PT INKA Diuji Coba di Perlintasan Jabodetabek

Kamis, 17 Apr 2025, 09:48 WIB

MADIUN - PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA melakukan uji coba Kereta Rel Listrik (KRL) buatannya di perlintasan Jabodetabek. KRL tersebut pesanan PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter.

Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA (Persero) Nuur Aisyah dalam keterangannya, di Madiun, Jawa Timur, Rabu (16/4), mengatakan uji coba di lintas Jabodetabek tersebut dilakukan setelah KRL melewati uji FAT (Factory Acceptance Test) dan uji dinamis pertama yang telah dilakukan di lintas Solo-Yogyakarta pada Maret 2025.

Ket. Foto: Uji coba Kereta Rel Listrik (KRL) buatan PT INKA pesanan KAI Commuter. — Sumber: Humas INKA

"Setelah lintas Solo-Yogyakarta, hari ini KRL diberangkatkan ke lintas Jabodetabek untuk melanjutkan tahapan pengujian. Semoga uji coba berjalan lancar untuk melanjutkan tahapan pengujian selanjutnya," ujar Nuur Aisyah.

Adapun, KRL diberangkatkan dari Depo Solo Jebres dengan ditarik lokomotif secara bertahap. Tahap pertama sebanyak 6 kereta yang telah diberangkatkan pada 16 April 2025 dini hari.

Dilanjutkan tahap berikutnya sebanyak enam kereta dengan keseluruhan kereta dirangkai menjadi satu rangkaian yang terdiri dari 12 kereta. Sarana KRL dikirim ke tujuan akhir di Stasiun Depok.

Untuk uji coba kali ini akan dimulai dengan melanjutkan setting parameter dengan melangsungkan uji dinamis bersama PT KCI, Toyo Denki, dan Nabtesco di lintas Jabodetabek guna memastikan performa operasional sarana KRL berjalan dengan optimal.

Kemudian, pengujian akan dilanjutkan dengan simulasi pembebanan penuh dan pada kelandaian maksimum.

Tahapan pengujian selanjutnya akan digelar bersama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri. Termasuk di dalamnya Endurance Test sejauh 4.000 FFR (Free Fault Running) untuk kereta pertama.

"Sambil menunggu proses pengajuan sertifikasi sarana dari KAI Commuter ke DJKA, juga dilakukan uji dinamis sejauh 4.000 kilometer," katanya.

KAI Commuter sebagai operator KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo dalam mengoperasikan pelayanan KRL membutuhkan sarana yang andal sebagai modal utama KAI Commuter dalam melayani pelanggan. Untuk pengadaan sarana KRL tersebut, maka KAI Commuter menggandeng PT INKA.

INKA terus berkomitmen untuk memenuhi standar pengujian sebagai persyaratan mutlak kelayakan sarana KRL untuk beroperasi dalam melayani masyarakat.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Aturan Baru Buang Sampah di Makassar: Jam Operasional, Sanksi, dan Retribusi Digital

Serbu Tiket Libur Panjang! PT KAI Bandung Siapkan 60 Ribu Kursi, Kehabisan Jangan Sampai Kehabisan

Kanwil Kemenkum Babel Jalani Desk Evaluasi WBBM Bersama Tim Penilai Nasional KemenPAN-RB.

Bernilai Rp20 Miliar! Bea Cukai Jakarta Bakar Jutaan Rokok Ilegal dan Miras, Ini Hasil Operasinya

Bukan Cuma Pantai! Rahasia "Jelajah Rasa" Pulau Nangka Bikin Wisatawan Ketagihan, Ini Rahasianya

Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan

Biaya Logistik Tinggi, Ikut Menambah Beban Keuangan Masyarakat

Trump Akan Jatuhkan Sanksi Ekonomi ke Negara yang Membantu Iran

Independensi BI Jadi Benteng Stabilitas Ekonomi

Inflasi Tinggi, The Fed Siapkan Kenaikan Bunga

Pemerintah Bantah Terlibat "Transshipment" Tiongkok

Krisis Iklim Picu Rekor Runtuhan Batu di Pegunungan Alpen

Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City, Gabung Al Qadsiah

Kejuaraan Dunia BWF 2026: Tiga Wakil Indonesia Tembus Perempat Final, Ana/Trias Singkirkan Unggulan Asal Malaysia

Bejlek Bikin Kejutan, Sabalenka Tersingkir di Cincinnati Open

Carlos Sainz Perpanjang Kontrak, Bertahan di Williams hingga Beberapa Musim ke Depan

Trailer Terbaru The Terminal List Season 2: James Reece Memburu Konspirasi dari Moskow hingga Langley

UEFA, AFC, dan CONCACAF Pertimbangkan Mosi Tidak Percaya untuk Lengserkan Gianni Infantino

Korban Gempa M 7,7 NTT Bertambah Jadi 75 Orang, Gempa Susulan Masih Terjadi

Tim Satgas Bencana ITS Pantau Kekuatan Infrastruktur NTT Pascagempa M7,7

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.