Aktivitas Nelayan Mukomuko Terganggu Cuaca Ekstrem
Kamis, 17 Apr 2025, 16:35 WIBMukomuko - Pejabat Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan aktivitas atau kegiatan melaut nelayan tangkap ikan berkurang dalam Minggu ini karena masih terganggu cuaca ekstrim yang melanda perairan laut daerah ini.
"Aktivitas nelayan masih terganggu oleh cuaca ekstrim seperti gelombang tinggi sehingga aktivitas melaut menjadi berkurang," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman saat dihubungi dari Mukomuko, Kamis.
Dia mengatakan, kegiatan melaut nelayan tangkap ikan berkurang dalam Minggu ini selain terganggu cuaca ekstrim dan belum ada musim ikan sehingga hasil tangkapan ikan merosot.
Ia menjelaskan, hasil tangkapan nelayan di daerah ini terutama di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko yang berada dekat pusat pemerintahan kabupaten dalam Minggu ini berkurang dibandingkan sebelumnya.
"Misalnya, saat musim ikan, hasil tangkapan ikan bisa mencapai lima ton per hari, kini hasil tangkapan tidak sampai lima ton dalam satu Minggu," ujarnya.
Menurut dia, hasil tangkapan nelayan berkurang karena pola tangkapan nelayan setempat berhubungan dengan musim ikan, dan pada waktu tertentu ikan banyak migrasi ke perairan laut daerah ini, setelah itu migrasi ke tempat lain.
Selain itu, kata dia, keterbatasan jangkauan perahu nelayan di daerah ini menangkap ikan karena nelayan setempat pergi pagi pulang pada petang hari.
Untuk itu, menurut dia, wajar saja selama ini hasil tangkapan nelayan berkurang karena keterbatasan jangkauan nelayan melaut di perairan laut di daerah ini.
Sementara itu, dia menyebutkan, sekitar 600 unit kapal nelayan yang tersebar di sejumlah kecamatan yang berada sepanjang pinggir pantai di daerah ini.
Dari sekitar 600 unit kapal nelayan itu, kata dia pula, sekitar 400 unit kapal menggunakan mesin tempel dan sekitar 200 unit kapal motor menggunakan mesin 5 GT.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Wah, di Papua pun Sudah Banyak Mafia Tanah Berkeliaran
-
Penanggulangan Masalah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Hari Pertama Pelaksanaan TKA Jenjang SMP
-
Pemerintah Perkuat UMKM Pertanian Lewat Inovasi, Akses Pasar, dan KUR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.