Pemprov DKI Perluas Akses Kerja untuk Generasi Muda

Selasa, 15 Apr 2025, 14:40 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi membuka kegiatan Job Fair Goes to Campus Universitas Trisakti yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, pada Selasa (15/4). Acara ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas akses lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda ibu kota.

“Penyelenggaraan job fair di lingkungan kampus merupakan langkah nyata pemerintah bersama institusi pendidikan dan pelaku industri untuk membuka akses terhadap lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan bagi warga Jakarta,” ujar Rano dalam sambutannya.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak utama pembangunan Jakarta—sebagai inovator, pencipta peluang, dan penjaga nilai kemajuan. Untuk itu, Pemprov DKI berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas serta partisipasi aktif anak muda dalam pasar kerja yang adil dan inklusif.

“Job fair kali ini kami selenggarakan di kampus. Sekaligus, hari ini kita mulai menginventarisasi program untuk tahun depan, agar lulusan tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mendapat peluang kerja di luar negeri,” lanjutnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta menurun dari 6,53 persen pada 2023 menjadi 6,21 persen pada 2024. Namun, tantangan masih ada, khususnya bagi lulusan pendidikan tinggi. Tercatat TPT sebesar 4,46 persen untuk lulusan diploma dan 5,05 persen untuk lulusan universitas.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, agar setiap lulusan dapat terserap optimal di dunia kerja,” ujar Rano.

Ia menambahkan, pelaksanaan job fair ini termasuk dalam program kerja cepat 100 hari pertama masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan dirinya sebagai Wakil Gubernur. Fokus utamanya adalah penciptaan lapangan kerja, penguatan program padat karya, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.

Rano juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Ia mendorong agar kurikulum perguruan tinggi disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, dan pelaku industri lebih aktif dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Kepada generasi muda yang hadir, selamat mengikuti rangkaian job fair. Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun relasi, memperluas wawasan, dan meraih peluang karier yang sesuai minat dan keahlian,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (DTKTE) DKI Jakarta, Hari Nugraha, menyampaikan bahwa job fair ini diikuti oleh 30 perusahaan nasional dan internasional yang menyediakan lebih dari 1.500 lowongan kerja.

“Pemprov DKI Jakarta hadir untuk memfasilitasi para pencari kerja, termasuk lulusan baru, agar mereka bisa mendapatkan informasi pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing,” ujar Hari.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, juga mengapresiasi inisiatif Pemprov DKI melalui DTKTE. Ia menyatakan bahwa job fair ini bukan hanya mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari upaya pemerintah dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Kami di DPRD DKI Jakarta berkomitmen mendukung kebijakan strategis yang berpihak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja muda, serta pemberdayaan generasi produktif di Jakarta,” pungkas Basri.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.