Marc Marquez Menang di Qatar Setelah Saling Sikut dengan Sang Adik
Senin, 14 Apr 2025, 09:45 WIBLUSAIL â Marc Marquez tampil sebagai pemenang MotoGP Qatar 2025 dalam balapan dramatis yang penuh insiden di Lusail, Minggu (13/4) malam waktu setempat, meski sempat tersenggol oleh adiknya sendiri, Alex Marquez, di tikungan kedua lap pertama.
Marc Marquez berhasil bangkit dari insiden tersebut untuk meraih kemenangan ketujuhnya dalam delapan balapan musim ini. Dia menuntaskan balapan 1,8 detik lebih cepat dari Maverick Vinales, namun posisi kedua Vinales kemudian dicopot karena pelanggaran tekanan ban. Ini membuat Francesco Bagnaia naik ke podium kedua dan Franco Morbidelli ke posisi ketiga.
âUntungnya kami berdua tetap di atas motor,â ujar Marc setelah finis. âDi tikungan pertama saya tergelincir sedikit, dan mungkin Alex tidak menduga itu. Tapi begitulah balapan.â
Alex mengakui kesalahannya. âSaya tidak menyangka dia ada di situ. Saya terlalu cepat dan menabraknya,â ujarnya.
Insiden dua bersaudara itu membuat Franco Morbidelli sempat memimpin, tapi pembalap Ducati VR46 itu tak cukup cepat mempertahankannya. Vinales, yang membela KTM, tampil agresif menyalip satu per satu pembalap dan mengambil alih pimpinan lomba. Bagnaia dari Ducati pabrikan juga sempat mendahului Marc Marquez.
Namun dengan tujuh lap tersisa, Marc kembali menyalip Vinales dan langsung menciptakan jarak. âSeperti yang saya katakan sebelum lomba, saya harus kelola ban,â ujarnya. âSaya hanya mendorong penuh lima lap terakhir.â
Strategi itu berbuah manis. Dia tak hanya menang, tetapi juga menutup akhir pekan dengan pole position, lap tercepat, dan dua kemenangan (sprint dan main race). âIni akhir pekan terpenting musim ini karena Qatar adalah sirkuit lemah saya. Tapi saya berhasil kembali ke puncak klasemen,â ungkapnya puas.
Kini Marquez unggul 17 poin di klasemen setelah mengawali seri Qatar tertinggal satu poin dari sang adik. Ia telah memenangkan seluruh sprint race musim ini dan tiga dari empat balapan utama. Satu-satunya kegagalan datang di Austin, saat ia terjatuh saat memimpin.
âIni cara untuk menebus kesalahan di Austin,â ucap pembalap 32 tahun itu. âSaya harus belajar dari dua balapan terakhir. Ketika situasinya sulit, saya lebih fokus. Tapi ketika semuanya mudah, saya malah buat kesalahan bodoh.â
Di balik dominasi Marc, Jorge Martin justru kembali mengalami nasib buruk. Pembalap Aprilia itu terjatuh delapan lap menjelang finis. Ia sempat berlutut di gravel dengan kepala tertunduk, sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Tim Aprilia kemudian mengumumkan Martin mengalami pneumotoraks dan harus dipasang alat penghisap cairan di dada. Ini menambah daftar cedera setelah sebelumnya ia absen karena dua kecelakaan parah di pramusim.
Sementara itu, Alex Marquez kembali tersandung masalah. Setelah insiden dengan sang kakak, dia menabrak Fabio Di Giannantonio dan diganjar long-lap penalty. Akibatnya, dia finis keenam â hasil terburuknya musim ini setelah selalu menjadi runner-up di seri-seri sebelumnya.
Dengan kemenangan ini, Marc Marquez semakin mantap memimpin klasemen MotoGP 2025 dan mengukuhkan dirinya sebagai kandidat juara dunia yang paling konsisten, meski musim masih panjang dan penuh kejutan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
PT KAI: Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Terjual 793.681 Kursi
-
Griezmann Akan Kejutkan Barcelona
-
Produksi Sampah 3.300 Ton per Hari, Bandung Siapkan Pengolahan Terpadu
-
Sudan Tekankan Pentingnya Akhiri Konflik Permanen demi Masa Depan Bangsa
-
Partai Pimpinan PM Anutin Unggul Mutlak di Pemilu Thailand
-
BEM UI Gelar Aksi Solidaritas untuk Aktivis KontraS Andrie Yunus di Gambir
-
Kadin Waspadai Dampak Lonjakan Biaya Produksi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.