Jepang Buka Ekspo Dunia 2025 di Osaka

Minggu, 13 Apr 2025, 17:57 WIB

OSAKA - Ekspo Dunia 2025 Osaka di Osaka, Jepang barat, resmi dibuka untuk umum pada Minggu (13/4).

Upacara pemotongan pita berlangsung sekitar pukul 8.30 pagi di lokasi ekspo di pulau buatan Yumeshima.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Acara ini dihadiri Menteri Ekspo Dunia 2025 Ito Yoshitaka, Ketua Federasi Bisnis Jepang Tokura Masakazu, yang mengepalai asosiasi yang mengawasi ekspo itu, serta pejabat lainnya.

Tokura menyatakan Ekspo dibuka, dan para peserta memotong pita untuk menandai pembukaan.

Gerbang masuk dibuka pada pukul 9 pagi saat orang-orang mengantre di tengah hujan. Stasiun kereta Yumeshima di dekat lokasi ekspo dipenuhi orang-orang yang menuju ke pameran itu.

Di "Grand Ring", yang merupakan simbol Ekspo, sekitar 10.000 orang menyanyikan Simfoni No. 9 karya Beethoven untuk menyambut pengunjung. Grand Ring adalah struktur kayu terbesar di dunia yang dibangun melingkari paviliun peserta luar negeri, dengan keliling sekitar 2 kilometer.

Lebih dari 140.000 orang diperkirakan berkunjung pada hari pertama.

Upacara pembukaan Ekspo Osaka 2025 sendiri telah diadakan pada Sabtu (12/4). A

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, Putra Mahkota Akishino dan Putri Kiko, serta Perdana Menteri Ishiba Shigeru turut menghadiri upacara tersebut

Ishiba mengatakan, "Dunia telah berhasil mengatasi pandemi COVID-19, tetapi kini kita tengah menghadapi berbagai krisis perpecahan. Di masa seperti ini, saya yakin sangat berarti bagi orang-orang di seluruh dunia untuk berkumpul bersama membahas tema kehidupan dan terpapar pada teknologi mutakhir, beragam cara berpikir, dan budaya."

Dalam pidatonya, Kaisar mengatakan, "Saya sungguh berharap bahwa EXPO 2025 Osaka, Kansai, Jepang akan menjadi kesempatan bagi orang-orang di seluruh dunia untuk menghargai bukan hanya kehidupan mereka sendiri, tetapi juga kehidupan orang-orang di sekitar mereka dan berbagai bentuk kehidupan yang ada di alam, serta agar terinspirasi untuk bekerja sama guna menciptakan masa depan yang berkelanjutan."

Pameran ini berlangsung selama enam bulan di Yumeshima, sebuah pulau artifisial di Kota Osaka. Temanya adalah "Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan Kita".

Ada 158 negara dan wilayah serta tujuh organisasi internasional yang ambil bagian. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.