Jasad Ditemukan di Parit, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi Pertanian UGM

Minggu, 13 Apr 2025, 16:55 WIB

MAGETAN – Misteri hilangnya Sheila Amalia Cristanti (21), mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), akhirnya terungkap dengan tragis. Setelah lebih dari dua pekan dinyatakan hilang, jasadnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah parit sempit di jalur menurun kawasan Lawu Green Forest, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (12/4).

Korban ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Warga awalnya hendak menolong pengendara lain yang mengalami kecelakaan di lokasi berdekatan, sebelum menyadari ada motor terbalik dalam parit, dengan tubuh seorang perempuan tertindih di bawahnya.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Kabar UGM

“Korban ditemukan di dalam parit sedalam sekitar 77 cm dan lebar 60 cm, tertimpa sepeda motor berpelat AE 3413 CA miliknya,” ujar Kapolsek Plaosan AKP Joko Yuhono dalam keterangan resmi, Minggu (13/4).

Diduga Kecelakaan Tunggal

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan indikasi kekerasan. Sebaliknya, ditemukan bekas pengereman yang mengarah langsung ke lokasi jatuhnya korban dan motornya. Dugaan sementara, korban kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun dari arah Jawa Tengah.

“Posisi jenazah yang tertutup sepeda motor membuat keberadaannya tidak langsung terlihat. Helm masih melekat di kepala korban, dan seluruh barang pribadi masih berada di tubuhnya,” tambah AKP Joko.

Fakta-fakta di lokasi memperkuat dugaan bahwa Sheila mengalami kecelakaan tunggal. Upaya menghentikan laju motor di jalur curam kemungkinan gagal, sehingga kendaraan keluar jalur dan terjerembab ke dalam parit.

Dalam Perjalanan Mudik

Sheila diketahui terakhir kali berpamitan pulang ke kampung halamannya di Madiun dari Yogyakarta pada 25 Maret 2025. Sejak itu, ia tak dapat dihubungi. Keluarga dan pihak kampus sempat menggalang pencarian melalui laporan resmi ke kepolisian serta penyebaran informasi ke media sosial.

Pihak Fakultas Pertanian UGM membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa aktif angkatan 2023. “Almarhumah Sheila telah dinyatakan hilang sejak 25 Maret dalam perjalanan pulang ke Madiun dengan sepeda motor. Pihak universitas, termasuk DITMAWA dan departemen sosial ekonomi pertanian, telah menemui keluarga untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan santunan,” ungkap Dekan Fakultas Pertanian, Dr Jaka Widada, dalam pernyataannya.

Tragedi ini mengakhiri pencarian yang panjang dan penuh harap. Keluarga yang menanti kepulangan Sheila untuk merayakan Idulfitri, kini harus mengikhlaskan kepergiannya dalam duka mendalam.


Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.