Anaknya Alami Perundungan, Warga Sukabumi Datangi Gedung Pakuan
Minggu, 13 Apr 2025, 19:17 WIBBANDUNG - Warga Sukabumi, Dudy Syahprialdi, mengambil langkah berani datang langsung ke Gedung Pakuan Kota Bandung demi bisa bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi guna melaporkan perundungan hingga kekerasan fisik yang dialami anaknya.
"Betul, saya datang langsung ke Bandung, untuk ketemu KDM (Kang Dedi Mulyadi) untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya," kata Dudy di Gedung Pakuan Bandung, Sabtu (12/4) malam.
Ia menyebut sebelum datang ke kota Bandung, dirinya terlebih dahulu pergi ke rumah pribadi KDM di lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Akan tetapi, saat sampai sana dirinya di arahkan untuk ke Bandung. Karena Gubernur Jawa Barat itu menggelar acara di kota Bandung.
"Saya sebenarnya sempat ke lembur Pakuan, tapi di sana diarahkan ke sini. Jadi tadi jam 7 pagi sudah sampai Bandung," ucap Dudy.
Setelah berada berjam-jam di Gedung Pakuan, dirinya langsung bertemu dengan gubernur pada malam hari dan menceritakan soal perundungan yang diterima oleh anaknya selama ini.
Dirinya kemudian diminta langsung oleh orang nomor satu itu, untuk segera memberikan bukti-bukti soal perundungan kepada anaknya kepada tim Gubernur Jabar.
Langkah ini diambil oleh Dudy karena kasus yang menimpa anaknya berinisial N dan baru diketahuinya pada 2023, karena dia merasa penyelesaian di tingkat lokal baik oleh sekolah SD Katolik YB maupun pemerintah Kota Sukabumi, belum membuahkan hasil yang memuaskan dan cenderung mendapatkan hambatan.
Ia merasa tidak menemukan titik terang, setelah melakukan laporan UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) Kota Sukabumi, hingga kepada Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, sehingga ia nekat untuk melaporkan kejadian iru langsung ke KDM.
"Tadi ketemu sama KDM, tadi langsung bercerita, dan langsung diarahkan ke timnya. Saya juga tadi ngasih bukti-bukti dan diminta nomor HP oleh timnya," ujar dia.
Tak berselang lama, dirinya mengaku sudah dihubungi langsung oleh kepala Dinas Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, Siska Gerfianti, untuk dijadwalkan pertemuan segera guna dilakukan tindak lanjut kasus tersebut. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Alat Vital Bocor saat Siaran Langsung, Pelari AS Chris Robinson Menang di Tengah Malfungsi Pakaian
-
Ledakan di SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Bentengi Dunia Pendidikan dari Pengaruh Intoleran, Kekerasan, dan Perundungan
-
Chelsea Kembali Unjuk Gigi, Tembus Semifinal Usai Tundukkan Palmeiras
-
Panggung Main-Main di Cipete Episode 18 Tampilkan Meha Hingga Orchidaria
-
Kamboja Gugat Thailand
-
Gila Energi Hijau? Pemerintah Mau Jiplak Brasil Ganti BBM dengan Bahan Bakar Tebu, Awas Petani Bisa Tergusur!
-
KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Pengangkutan Bansos di Kemensos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.