Sepanjang 2025, Rupiah Melemah 4,59 Persen

Jumat, 11 Apr 2025, 11:39 WIB

JAKARTA – Rupiah sepanjang tahun ini hingga, Kamis (10/4), melemah 741 poin atau 4,59 persen dari penutupan pada akhir 2024 menjadi 16.823 rupiah per dollar AS. Pe­lemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sepanjang 2025 dipengaruhi sejumlah faktor eksternal dan internal yang saling berinteraksi.

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan penerapan tarif impor baru yang sig­nifikan, termasuk kenaikan tarif sebesar 32 persen terhadap barang-barang Indonesia, sebelum akhirnya ditunda untuk 90 hari ke depan. Meski demikian, langkah tersebut telah memicu ketegangan perdagangan global dan menambah tekanan pada mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Ket. Foto: — Sumber: IST

Sebelumnya, tekanan terhadap rupiah datang daru keti­dakpastian kebijakan moneter AS.

Dari dalam negeri, ketidakpastian politik dan perubahan kebijakan fiskal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menambah kekhawatiran investor. Hal ini tercermin dari penurunan indeks saham dan arus keluar modal asing.

Seperti diketahui, kurs rupiah pada penutupan perda­gangan, Kamis (10/4) di Jakarta menguat 50 poin atau 0,29 persen menjadi 16.823 rupiah per dollar AS. Namun, angka tersebut lebih buruk dibandingkan catatan pada 31 Desem­ber 2024 ketika kurs rupiah terhadap dollar AS ditutup di posisi 16.132 rupiah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai penguatan rupiah ter­sebut dipengaruhi ekspektasi resesi Amerika Serikat mere­da. “Pasar mengurangi beberapa ekspektasi untuk resesi AS. Namun, prospek ekonomi jangka pendek tetap tidak pasti” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.