Kemnaker Sebut 1.126 Korban PHK PT Yihong Berpotensi Dipekerjakan Lagi
Kamis, 10 Apr 2025, 14:27 WIBJAKARTA - Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Indah Anggoro Putri, menyatakan sebanyak 1.126 korban pemutusan hubungan kerja (PHK) PT Yihong Novatex Indonesia berpotensi untuk dipekerjakan kembali.
âSekarang yang bekerja lagi baru 200-an (pekerja), tapi nanti akan ditambah lagi dari 1.126 (korban terdampak). Harapannya, insya Allah semuanya (kembali dipekerjakan),â kata Indah, saat ditemui di Kantor Kemnaker RI di Jakarta, Kamis (10/4).
Lebih lanjut, Indah mengatakan para korban PHK PT Yihong sudah dipenuhi hak-haknya sebelum Hari Raya Idulfitri tahun ini.
âPT Yihong hak-haknya (korban PHK) sudah dipenuhi, mulai dari THR, pesangon, sudah dipenuhi sebelum Lebaran,â ungkap Indah.
â(Sebanyak) 1.126 orang sudah di-PHK, tapi (sudah) dipenuhi haknya. Lalu 200 orang lebih sudah dipekerjakan kembali, nanti secara bertahap (sisanya) akan dipekerjakan lagi,â ujar dia menambahkan.
Saat ini, Indah mengatakan PT Yihong sudah kembali berproduksi di sektor alas kaki, salah satunya adalah produksi sol sepatu.
Ia melanjutkan, Kemnaker juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Cirebon serta PT Yihong untuk dapat mempekerjakan kembali eks buruh yang telah di-PHK.
âAlhamdulillah ada produksi berikutnya, semacam sol sepatu, tetap di sektor alas kaki. Selain itu, kita terus berkomunikasi dengan Pemda Cirebon dan PT Yihong untuk terus melakukan perekrutan (eks pekerja korban PHK),â kata Indah.
Sebelumnya, PT Yihong Novatex diberitakan telah memberhentikan sebanyak 1.126 pekerja secara tiba-tiba. PHK tersebut diklaim sebagai dampak dari aksi mogok kerja buruh yang dilaporkan beberapa waktu lalu.
- PHK
- PT Yihong Novatex
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Targetkan 80 KopDes Merah Putih Miliki Truk dan Apotek
-
PT Sritex Pekerjakan Kembali Karyawan dan Tawarkan Investor Sewa Aset Alat
-
PHK Massal di Michelin, Irma Suryani Desak Pemerintah Turun Tangan, Minta Diskresi Pajak dan Stimulus Darurat
-
Pesawat Il-78 Pakistan Mendarat di Sichuan, Diduga Mengambil Rudal Hipersonik Anti-kapal untuk Jet Tempur J-10C
-
Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya di Baduy
-
Pemecatan STY Jadi Headline Media Korsel
-
Penghitungan PSU pilkada Kutai Kartanegara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.