- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Gelar Latihan Mil...
Tiongkok Gelar Latihan Militer di Pangkalan AL Kamboja
Selasa, 08 Apr 2025, 02:45 WIBBEIJING - Tiongkok dan Kamboja pada Minggu (6/4) mengadakan latihan militer di pangkalan angkatan laut yang baru diperluas di pantai Teluk Thailand, sebuah fasilitas yang dikhawatirkan Amerika Serikat (AS) dapat menjadi pos militer terdepan bagi Tiongkok.
Dilaksanakan satu hari setelah Pangkalan Angkatan Laut Ream yang diperluas diresmikan, kapal perang dari kedua negara melakukan latihan termasuk melakukan manuver formasi, China Central Television (CCTV) melaporkan pada Minggu malam.
âDi masa mendatang, latihan semacam itu kemungkinan besar akan semakin sering dilakukan, tidak hanya melibatkan unsur angkatan laut tetapi juga unsur darat dan udara, dan akan membantu menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan (LTS),â lapor Global Times yang mengutip pernyataan para pakar militer Tiongkok.
Kapal-kapal militer Tiongkok telah berpatroli melalui Ream di Provinsi Sihanoukville sejak perluasan pangkalan yang didanai Beijing dimulai pada Juni 2022. Perluasan tersebut dilakukan setelah Kamboja menghancurkan fasilitas buatan AS di pangkalan di Sihanoukville pada tahun 2020, setelah menolak Phnom Penh tawaran Washington DC untuk memperbaikinya.
Kamboja telah berulang kali membantah laporan mengenai kesepakatan rahasia dengan Tiongkok untuk menempatkan pasukannya di pangkalan tersebut, dan mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk menampung kapal militer dari negara lain.
Menurut kantor berita Xinhua, Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, dan delegasi Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) menghadiri upacara peresmian pangkalan yang diperluas pada Sabtu (5/4) lalu, yang sekarang mencakup dermaga baru yang dapat menampung kapal yang lebih besar.
Dalam pidato pada upacara peresmian pada Sabtu, Hun Manet mengatakan tidak ada yang perlu disembunyikan. âKamboja menyambut semua sahabat untuk menggelar latihan bersama di pangkalan Ream. Kami tidak menyembunyikan apa pun,â ucap dia seraya berjanji bahwa fasilitas baru tersebut tidak akan digunakan secara eksklusif oleh Beijing dan kapal-kapal dari negara lain akan diizinkan untuk berlabuh.
Kamboja telah lama menjadi salah satu sekutu paling setia Tiongkok di Asia tenggara, dan Beijing telah memperluas pengaruhnya atas Phnom Penh dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah mantan pemimpin Hun Sen, Tiongkok menggelontorkan miliaran dollar untuk investasi infrastruktur, sementara hubungan Washington DC dengan Phnom Penh telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
âCope Thunderâ
Sementara itu pada Senin (7/4) Angkatan Udara Filipina dan AS dilaporkan telah memulai latihan gabungan yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi operasional dan meningkatkan pencegahan strategis.
Latihan gabungan ini menyusul konfrontasi selama berbulan-bulan antara Beijing dan Manila atas wilayah yang disengketakan di LTS.
âMeningkatkan kesiapan tempur dan meningkatkan efektivitas misi gabungan akan menjadi inti dari latihan Cope Thunder,â kata komandan Angkatan Udara Filipina, Arthur Cordura, pada upacara peluncuran latihan tersebut.
Berbicara pada upacara pada Senin, Mayor Jenderal AS, Christopher Sheppard, mengatakan bahwa laju aliansi AS-Filipina saat ini telah berjalan semakin cepat.
Seperti halnya latihan gabungan Balikatan, sebagian besar kegiatannya latihan Cope Thunder akan dilaksanakan di Pulau Luzon utara, wilayah Filipina yang paling dekat dengan Taiwan.
Dalam kunjungannya baru-baru ini ke Manila, Menteri Pertahantan AS, Pete Hegseth, mengatakan bahwa Washington DC akan menggandakan aliansinya dengan Filipina.
âPencegahan diperlukan di seluruh dunia, tetapi khususnya di kawasan ini, di negara ini (Filipina), mengingat adanya ancaman dari Komunis Tiongkok,â kata Menhan Hegseth pada 28 Maret lalu. AFP/CNA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Tailan Siap untuk Mediasi PBB Terkait Sengketa Maritim dengan Kamboja
-
Russia Hujani Ukraina dengan Serangan Besar-Besaran Drone dan Rudal, Ledakan Masih Berlanjut Di Kyiv
-
Kearifan Lokal: Tradisi Menyambut Bulan Purnama di Banyuwangi
-
Rupiah Hari Ini Melemah Seiring Pudarnya Harapan Pemangkasan Suku Bunga, Investor Berpaling ke Dolar
-
Thailand Umumkan Korban Pertama dalam Bentrokan dengan Kamboja
-
250 Wisman Masuk ke Tanjungpinang Lewat Jalur Laut di Hari Pertama 2026
-
KBRI Phnom Penh Siap Fasilitasi Interaksi Bisnis Pengusaha RI-Kamboja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.