Puncak Arus Balik Cianjur Terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran
Senin, 07 Apr 2025, 23:55 WIBCianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat puncak arus balik sudah terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran, meski sempat terjadi lonjakan arus namun tidak menyebabkan macet total karena sistem satu arah menuju Bogor diberlakukan lebih cepat.
Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto di Cianjur Senin, mengatakan, upaya antisipasi dilakukan mulai dari penyekatan hingga dua kali sistem satu arah diberlakukan guna mencairkan antrean yang sempat terlihat imbas padatnya kendaraan di kawasan Bogor.
"Puncak arus balik sudah terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran, di mana arus balik berbaur dengan kendaraan wisatawan, meski volume kendaraan melonjak namun tidak menyebabkan antrean panjang kendaraan menuju Bogor," katanya.
Pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres Bogor guna menerapkan sistem satu arah ketika antrean di kawasan Puncak mencapai 2 kilometer, sehingga tidak ada macet total dengan laju kendaraan terhenti selama arus balik 2025.
Hingga H+6 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak masih tinggi, sehingga pihaknya sempat melakukan sistem satu arah menuju Bogor dari Puncak Pass pada Senin siang, hingga antrean mencair imbas dari penerapan sistem satu arah dari Bogor ke Jakarta.
"Berbagai upaya tetap dilakukan sampai H+7 lebaran, dimana petugas di masing-masing pos pengamanan tetap disiagakan guna mengantisipasi antrean yang dapat menyebabkan kemacetan," katanya.
Dia menambahkan, hingga H+6 Lebaran, kendaraan pemudik dengan tujuan sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat, masih terlihat melintas di jalur utama Cianjur, sebagian besar pemudik yang terlambat pulang kampung, didominasi pemudik dengan sepeda motor.
Pihaknya tetap mengimbau pemudik yang hendak kembali ke kota asal dan terlambat mudik, mematuhi aturan lalulintas dan anjuran petugas agar selamat sampai tujuan masing-masing.
"Kami akan terus memantau situasi arus lalulintas sampai habis libur lebaran, selama libur lebaran angka kecelakaan menurun seiring meningkatnya kesadaran pengendara khususnya pemudik, untuk data lengkap akan kami rilis nanti," katanya.
Redaktur: Andreas Chaniago
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arus Balik Pemudik di Stasiun Daop 4 Semarang
-
Stasiun Bandung Dipadati Penumpang pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
-
Menghindari Kepadatan Arus Balik Pemudik Memanfaatkan WFA
-
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada H+7 Lebaran
-
Penerapan Skema TBB untuk Mengatasi Antrean Kendaraan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni
-
Pemudik membawa motor di dalam bagasi bus
-
49 Persen Pemudik dari Sumatra Telah Kembali ke Pulau Jawa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.