Alcaraz Akui Teranggu Oleh Tekanan Merebut Peringkat Satu dari Sinner

Senin, 07 Apr 2025, 10:15 WIB

MONTE CALRLO- Carlos Alcaraz mengungkapkan bahwa tekanan untuk merebut kembali peringkat satu dunia dari Jannik Sinner justru berdampak negatif pada performanya musim ini.

“Banyak orang terus bilang atau bertanya bahwa saya punya kesempatan jadi nomor satu karena Jannik tidak bermain. Jadi mungkin tekanan itu semacam ‘membunuh’ saya,” kata Alcaraz dalam konferensi pers di Monte Carlo Masters, Senin (7/4)

Ket. Foto: Petenis Spanyol Carlos Alcaraz Siap Tampil di turnamen Monte Carlo Maseters yang berlangsung pekan ini di Monako. — Sumber: AFP

Petenis asal Spanyol berusia 21 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak terkejut masih berada di posisi tiga dunia.

“Saya tidak kaget. Orang-orang selalu berkata bahwa kami harus menang di tiap turnamen, atau para pemain top harus selalu lolos ke final atau jadi juara,” ujarnya.

Juara Grand Slam empat kali itu menjalani awal musim 2025 yang cukup berat, dengan satu-satunya gelar dia raih di turnamen hard court Rotterdam dua bulan lalu.

Namun Monte Carlo Masters, turnamen level 1000 yang menandai dimulainya musim lapangan tanah liat, bisa menjadi titik balik bagi Alcaraz—permukaan yang selama ini menjadi andalannya. Dia menjuarai Prancis Open tahun lalu serta dua kali berturut-turut memenangkan Madrid Masters pada tahun 2022 dan 2023.

Sementara itu, Jannik Sinner masih menjalani sanksi larangan bertanding selama tiga bulan akibat dua kali terbukti positif mengandung zat terlarang clostebol pada Maret tahun lalu. Petenis Italia berusia 23 tahun itu dijadwalkan kembali tampil di Rome Open bulan Mei.

Alcaraz, yang kini tertinggal 3.610 poin dari Sinner di peringkat dunia, mengaku sudah berdamai dengan kenyataan bahwa dirinya belum bisa merebut posisi puncak.

“Saya sadar saya tidak akan bisa jadi nomor satu... bahkan di musim tanah liat ini, meskipun Jannik tidak bermain, saya tidak punya cukup peluang,” ucapnya. “Saya pikir jaraknya terlalu jauh. Jadi saya sekarang hanya ingin bermain tanpa memikirkan itu. Itu fokus saya saat ini.”

Setelah gagal di penampilan debutnya pada tahun 2022 dan mundur dari dua edisi terakhir, Alcaraz belum pernah menang satu pun pertandingan di Monte Carlo.

Dengan mendapat bye di babak pertama, ia akan menghadapi pemenang laga babak 64 besar antara Francisco Cerundolo dan Fabio Fognini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.