Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Pelajar yang Terseret Arus Sungai Belum Ditemukan

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 20:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Pelajar yang Terseret Arus Sungai Belum Ditemukan Doc: Antara

Jember - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widodo Julianto mengatakan dua pelajar terseret arus Sungai Bedadung di Desa Balung Kidul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum ditemukan hingga Rabu petang.

Dua anak yang masih dinyatakan hilang yakni Abdul Qodir Arifa'i (16) yang merupakan pelajar SMA dan seorang pelajar SMP bernama Aliful Imam (13), keduanya merupakan warga Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung.

"Awalnya ada lima anak yang mencari ikan di Sungai Bedadung pada Rabu usai menjalankan Shalat Subuh, namun tiga anak diantaranya mandi di sungai dan terseret arus sungai yang deras," katanya.

Satu anak pertama yang mandi di sungai selamat bernama Satria kelas 3 SMP, namun dua anak lainnya masih terseret arus dan sampai saat ini masih belum ditemukan keberadaannya, sehingga dinyatakan masih hilang.

"Tiga teman korban yakni Satria, Ayik, dan Risky, yang juga berada di lokasi kejadian juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian, kemudian laporan itu diteruskan kepada kami," tuturnya.

Widodo menjelaskan pihak BPBD setelah mendapat informasi terjadinya kecelakaan sungai, kemudian meneruskan informasi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk melakukan pencarian di lokasi hilangnya kedua korban.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan SAR gabungan, kemudian melakukan pencarian menggunakan perahu rafting dan susur darat, namun hingga di Jembatan Lojejer belum juga ditemukan," katanya.

Menurutnya, kondisi cuaca mulai gelap sehingga pencarian kedua korban hilang dihentikan sementara dan diakhiri, namun pencarian akan dilanjutkan pada keesokan harinya pada Kamis (27/3) dengan memperluas area pencarian.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat anak-anaknya bermain di sungai, karena terkadang arus cukup deras sewaktu-waktu karena terjadi hujan di hulu sungai. Saat ini masih terjadi cuaca ekstrem, sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaannya," ujar Widodo Julianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.