Pastikan Keamanan Pangan Segar pada Ramadan dan Idul Fitri, Bapanas Lakukan Pengawasan di Seluruh Daerah
Senin, 17 Mar 2025, 21:26 WIBJAKARTAâ Pemerintah terus mengintensifkan pengawasan keamanan pangan untuk memastikan pangan segar yang beredar memenuhi standar keamanan dan mutu yang ditetapkan di tengah kecenderungan meningkatnya permintaan bahan pangan pokok saat Ramadan serta menjelang Idulfitri.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Hermawan saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Balkot Ramadan Fest di Bogor, Senin (17/3).
âKeamanan pangan selama Bulan Puasa ini sangat penting, mengingat biasanya terjadi peningkatan konsumsi pangan, dan kita perlu mengantisipasi agar pangan segar yang beredar tidak tercemar oleh bahan berbahaya,â tutur Hermawan.
"Hari ini kami telah melakukan pengambilan sampling beberapa komoditas yaitu cabai merah, cabai rawit, tomat, wortel, sawi, kentang, dan bawang merah. Hasil ini melengkapi pengujian yang sudah dilakukan oleh Dinas Pangan Kota Bogor di beberapa pasar tradisional dan modern, dan semua pengujian tersebut menunjukan bahwa semua sample pangan segar yang diuji hari ini, semuanya aman," ujar Hermawan.
âJadi untuk masyarakat Bogor yang ingin membeli pangan segar disini di Balkot Ramadhan Fest ini tidak perlu khawatir karena InsyaAllah semua aman, karena sudah diuji cepat dengan menggunakan rapid test kit residu pestisidaâ sambungnya.
Dilakukan Berkala
Lebih lanjut Hermawan mengungkapkan pengawasan penerapan standar keamanan dan mutu pangan segar di pasar tradisional dan pasar modern secara rutin dilaksanakan oleh NFA bersama dengan Dinas Pangan Daerah. âUpaya ini dilakukan secara berkala bukan hanya pada saat ini saja, untuk memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman dari residu pestisida dan zat berbahaya lainnyaâ tegasnya.
"Kita juga memastikan bahwa di pasar-pasar yang didatangi oleh masyarakat, itu sumber-sumber makanan, produk-produk pasar yang disiapkan, itu kita juga selalu melakukan pengecekan. Saat ini di Kota Bogor sudah ada Pasar Aman (PAS Aman), jadi total di seluruh Indonesia kita sudah bentuk 63 Pasar Aman, dan ada logonya di pasar tersebut. Kami sudah bangun sistem di pasar tersebut untuk memastikan sumber pangan dan produk pangan yang dijual itu Insyaallah aman," ungkapnya.
Direktur Hermawan juga menyampaikan bahwa keamanan pangan itu penting, karena bagaimana pun cantik dan enaknya makanan kalau tidak aman itu bukan makanan.Â
Pernyataan tersebut sejalan dengan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi beberapa waktu lalu saat mendampingi Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di kantor BPOM pada Selasa (4/3). âKeamanan pangan merupakan aspek penting dan mutlak yang harus terpenuhi. Kalau tidak aman, maka itu bukan pangan. Ini tentunya menjadi concern kita semua,"ujar Arief.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jaga Pasokan Energi Lebaran: Pelaut Pertamina Patra Niaga Rayakan Idulfitri di Laut
-
Jaga Stok Lebaran, Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
Warga Agam Lalui Material Banjir Bandang demi Bersilaturahmi Lebaran
-
178 Ribu Tiket Terjual: Whoosh Menjadi Pilihan Masyarakat Bersilaturahmi Saat Lebaran
-
Antisipasi Penyakit, Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Idul Adha
-
Idul Fitri untuk Memperkuat Kebersamaan, Presiden Beri Ucapan Selamat
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.