Besuk Tahanan Sementara Dihentikan Akibat Lapas Tolitoli Terdampak Banjir
Senin, 17 Mar 2025, 18:53 WIBPALU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terpaksa menghentikan sementara pelayanan besuk tahanan/warga binaan akibat banjir menerjang kabupaten itu, dan berdampak pada seluruh areal Lapas tergenang air.
"Termasuk agenda sidang warga binaan untuk sementara di tunda akibat peristiwa banjir," kata Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli Muhammad Ishak dihubungi dari Palu, Senin.
Ia mengemukakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait kondisi Lapas saat ini yang terdampak banjir.
Untuk mengantisipasi keamanan di Lapas dalam situasi banjir ini, pihaknya melibatkan TNI/Polri untuk melakukan pengamanan.

"Kami tidak ingin situasi ini justru jadi kesempatan warga binaan kabur, sehingga kami meminta bantuan TNI/Polri membantu pengamanan," ujarnya.
Ia mengatakan hampir seluruh areal Lapas terdampak banjir, termasuk dalam kamar hunian para warga binaan, sehingga tidak memungkinkan membuka layanan besuk.
"Air masuk ke kamar hunian, hampir sampai di tempat tidur," ucap Ishak.
Ia menuturkan, saat ini pihak pihaknya dibantu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat melakukan langkah-langkah konkret untuk mengalihkan aliran air supaya lekas surut.
Sedangkan areal yang sudah tidak tergenang, pihaknya dan Damkar membersihkan material lumpur terbawa banjir.
"Ia tadi dibantu sama Damkar untuk membersihkan areal-areal Lapas," kata dia.
Di laporkan, hujan lebat yang mengguyur Tolitoli pada Minggu (16/3) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk berdampak ke Lapas.
Ia memastikan, dari peristiwa itu pihaknya menjamin keamanan dan keselamatan para warga binaan
âKami telah mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko banjir di dalam lapas, termasuk memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik dan menyiapkan langkah darurat jika situasi memburuk,â kata dia lagi. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
1.621 PMKS Terjaring Sudinsos Jakbar Sepanjang 2025
-
FTSE Russell Tunda Review Saham Indonesia, IHSG Diproyeksikan Koreksi
-
Pembangunan Sarana Perkuliahan di Lapas Madiun
-
Solusi Cedera Olahraga Modern: Primaya Hospital Hadirkan Orthobiological Center Berbasis Stem Cell
-
Tambahan CFD Belum Memperbaiki Udara Jakarta, Tetap Buruk
-
38 SPPG di Madiun Sudah Beroperasi dengan Menyasar 109 Ribu Penerima Manfaat
-
Cak Imin Dorong ‘Kolaborasi Indonesia Berdaya’, Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.