Tiongkok Menjamu Iran dan Russia, Bahas Soal Nuklir Teheran

Jumat, 14 Mar 2025, 14:02 WIB

BEIJING - Tiongkok mendesak diakhirinya sanksi "ilegal" terhadap Iran saat menjamu diplomat Iran dan Russia pada hari Jumat (14/3) untuk melakukan pembicaraan mengenai program nuklir Teheran.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Ma Zhaoxu, Wakil Menteri Luar Negeri Russia Sergei Ryabkov, dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi bertemu pada hari Jumat dan "bertukar pandangan tentang masalah nuklir Iran dan masalah lain yang menjadi perhatian bersama", kata media pemerintah Beijing.

Ket. Foto: Wakil Menlu Tiongkok Ma Xhaoxu — Sumber: rferl.org

Ma menegaskan setelah pertemuan itu, dukungan Tiongkok terhadap "keterlibatan politik dan diplomatik serta dialog yang didasarkan pada rasa saling menghormati".

"Kami menekankan perlunya mengakhiri semua sanksi sepihak yang ilegal," kata Ma kepada wartawan.

"Pihak terkait hendaknya berupaya menghilangkan akar penyebab situasi saat ini dan meninggalkan sanksi, tekanan, dan ancaman penggunaan kekuatan," katanya.

Diplomat tertinggi Tiongkok Wang Yi akan bertemu para delegasi di kemudian hari, kata Ma.

Beijing mengatakan pihaknya berharap pembicaraan hari Jumat akan "memperkuat komunikasi dan koordinasi, untuk melanjutkan dialog dan negosiasi sedini mungkin".

Tekanan Maksimum

Presiden AS Donald Trump telah menerapkan kembali kebijakan sanksi "tekanan maksimum" terhadap Iran, yang mencerminkan pendekatannya selama masa jabatan pertamanya.

Dia mengirim surat ke Teheran minggu ini untuk mendesak perundingan nuklir dan memperingatkan kemungkinan tindakan militer jika menolak.

Teheran mengatakan surat tersebut, yang menurut Trump ditujukan kepada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat ini "sedang ditinjau".

"Pada akhirnya, Amerika Serikat harus mencabut sanksi tersebut," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam wawancara yang diterbitkan oleh surat kabar resmi pemerintah pada hari Kamis.

"Kita akan melakukan perundingan langsung apabila kita berada pada kedudukan yang setara, bebas dari tekanan dan ancaman, serta yakin bahwa kepentingan nasional rakyat akan terjamin."

Pada hari yang sama, Washington meningkatkan kampanye tekanannya dengan menjatuhkan sanksi kepada Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad.

Departemen Keuangan AS juga memasukkan pemilik atau operator kapal yang dikatakannya terlibat dalam pengangkutan minyak Iran ke Tiongkok ke dalam daftar hitam.

Sebuah laporan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) PBB pada bulan Februari mengatakan Iran telah secara signifikan meningkatkan persediaan uranium yang diperkaya hingga mencapai kemurnian 60 persen -- hanya beberapa langkah dari 90 persen yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.

Khamenei mengatakan minggu ini, Iran "tidak memiliki senjata nuklir" dan "tidak berusaha" mengembangkannya. Teheran sebelumnya mengatakan program nuklirnya ditujukan untuk tujuan damai. 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.