Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perpusnas Utamakan Penyediaan Koleksi Digital di Tengah Efisiensi

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 08:30 WIB | Oleh:
Perpusnas Utamakan Penyediaan Koleksi Digital di Tengah Efisiensi Doc: ANTARA/HO-Perpustakaan Nasional
Ket. Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz dalam kegiatan Sosialisasi Integrasi Kompas Digital dengan E-Resources Perpusnas secara daring pada hari Rabu (12/3/2025).

Jakarta, 13/3  - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tetap mengutamakan penyediaan layanan koleksi terbaik kepada pemustaka melalui bahan bacaan digital di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, menyatakan bahwa Perpusnas sebagai lembaga pemerintah bertanggung jawab untuk membina kecakapan literasi masyarakat dan kemampuan menyaring informasi sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

"Saya mengapresiasi inisiatif di tengah kebijakan efisiensi ini. Kita tidak tergerus oleh itu, tetapi tetap mengutamakan pelayanan seoptimal mungkin dengan membuat terobosan akses informasi yang terintegrasi, menambah sumber bacaan elektronik yang tersedia di laman e-Resources Perpusnas," katanya dalam kegiatan Sosialisasi Integrasi Kompas Digital dengan E-Resources Perpusnas secara daring, Rabu (12/3).

Untuk memfasilitasi dan mengawal pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui kecakapan literasi, menurut dia, perlu adanya kerja sama dengan berbagai pihak, baik itu lembaga pemerintah, swasta, akademisi, maupun dunia usaha.

E-Resources Perpusnas melanggan jurnal, buku elektronik, dan karya-karya referensi daring lainnya. Setiap anggota Perpusnas dan telah memiliki nomor anggota yang sah berhak memanfaatkan layanan koleksi digital daring yang dilanggan di e-Resources.

Aminudin mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya memperkaya koleksi jurnal dalam e-Resources dengan berkolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

"Ini menandai bagaimana sebuah langkah penyediaan fasilitas informasi secara bersama dapat memberikan manfaat dan kemudahan akses bagi masyarakat," ucapnya.

Perpusnas menjalin kolaborasi dengan Kompas.id untuk penyediaan koleksi digital tersebut.

Menurut Manajer Produk Kompas.id Hafidz Hasbi Ashshidiqie, melalui integrasi tersebut pengguna e-Resources Perpusnas dapat mengakses artikel, e-paper, serta e-book dari Kompas secara gratis melalui akun e-Resources yang telah terdaftar.

Berdasarkan data per 31 Desember 2024, total koleksi yang dimiliki Perpusnas sejumlah 9.421.105 eksemplar, terdiri atas 5.751.148 eksemplar koleksi layanan dan 3.669.957 eksemplar koleksi deposit.

Koleksi layanan tersebut terdiri atas serial, peta, monografi, audiovisual, e-book, buku digital dalam negeri, naskah kuno, lukisan, koleksi layanan terbuka dan hibah, serta alih media naskah kuno.

Sementara itu, koleksi deposit terdiri atas karya cetak, karya rekam analog, karya rekam digital, dan koleksi terbitan PBB atau terbitan internasional regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.