Bupati Bangka Tengah Mengatakan Penanganan “Stunting” Perlu Manajemen yang Jelas
Selasa, 11 Mar 2025, 20:26 WIBKOBA, BABELâ Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman, mengatakan penanganan stunting memerlukan manajemen yang jelas dan rapi, baik dari sisi anggaran maupun upaya intervensi kasus.
"Untuk itu perlu dirumuskan bersama, terutama pola penanganan dan intervensi kasus," kata Algafry Rahman usai melantik dan mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bangka Tengah di Koba, Selasa (11/3).
Algafry menjelaskan manajemen penanganan stunting sangat diperlukan sebagai upaya untuk mencegah dan mengatasi stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang dan stimulasi yang kurang selama 1.000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan).
Manajemen stunting menurut dia mencakupi berbagai aspek di antaranya adalah pencegahan, deteksi dini, intervensi dan koordinasi lintas sektor.
"Tentu saja manajemen ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting dan memastikan anak-anak tumbuh sehat serta memiliki potensi optimal untuk masa depan," ujarnya.
Pemkab Bangka Tengah menetapkan 12 titik atau lokus yang menjadi prioritas dalam penanganan stunting, berdasarkan dari data kasus.
"Sebanyak 12 lokus itu memang memerlukan intervensi lebih lanjut supaya angka kasus gagal tumbuh pada anak ini bisa ditekan," ujarnya.
Pemkab Bangka Tengah menargetkan angka stunting turun dari 18 persen menjadi 14 persen pada 2025.
"Maka perlu manajemen sehingga pola penanganannya lebih terkoordinasi dengan baik, disamping memerlukan komitmen bersama dari semua lintas sektor," ujarnya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
IESR: Pulau Sumbawa Punya Potensi Energi Surya 8,64 Gigawatt
-
Strategi Jitu PASTI Papua Cegah Stunting di Nabire, Ini yang Dilakukan
-
Dorong UMKM Naik Kelas, ASDP Ramaikan Inabuyer 2026
-
Kemendagri Dorong DKPP Perkuat Pencegahan Pelanggaran untuk Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
Kemendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah BSPS Jadi Prioritas Presiden Prabowo
-
Gempa Kembar M7,2 dan M7,5 Mengguncang Ibu Kota Venezuela, Warga Panik, Gedung-gedung Runtuh!
-
Cegah Gejolak Harga, 280 Ribu Ton Beras SPHP Keluar Maret-Mei
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.