Tinjau Lokasi Banjir, Agustina dan Iswar Prioritaskan Infrastruktur Penanganan Banjir di Kota Semarang
Senin, 10 Mar 2025, 19:58 WIBSEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, meninjau lokasi banjir di Gebangsari, Genuk serta Rumah Pompa Kali Tenggang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/3).
Dalam kunjungannya tersebut, Agustina menegaskan bahwa penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dirinya bersama wakil wali kota, terutama dalam hal infrastruktur pengendalian banjir.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa curah hujan yang sangat tinggi dalam durasi lama menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banjir tidak kunjung surut.
Namun, Agustina juga mengakui bahwa kapasitas infrastruktur yang ada saat ini belum mampu menampung debit air yang besar.
âNomor satu, kita ingin masyarakat memahami bahwa banjir tidak segera surut karena berbagai faktor. Curah hujan yang tinggi dan infrastruktur kita yang belum mampu menampung volume air menjadi penyebab utama,â ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang yang tidak beroperasi dengan optimal. Dari enam unit pompa yang tersedia, hanya dua yang berfungsi.
âWalaupun kapasitas yang lain sudah dibantu pompa kecil, tetap saja tidak mencukupi karena debit air yang masuk terlalu besar,â jelasnya.
Selain itu, Agustina mengungkapkan bahwa kerusakan pompa turut memperburuk situasi. âPompanya rusak, dua yang terakhir itu karena mampet akibat sampah, ada ban karet yang nyangkut sehingga konslet. Ini bukan penyebab utama, tetapi kita harus sama-sama merawat,â tuturnya.
Sebagai langkah penanganan, dirinya menyebutkan bahwa perbaikan pompa akan segera dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Ia berharap proses ini bisa dipercepat agar banjir dapat lebih terkendali. âKami akan bekerja semaksimal mungkin. Setelah proses perubahan anggaran selesai, kami akan mendeteksi infrastruktur yang paling utama untuk mendukung antisipasi kiriman air dari atas ke Genuk,â ungkap Agustina.
Ia menambahkan bahwa salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan adalah pembangunan kolam penampungan atau pengerukan sedimentasi guna mengurangi pendangkalan.
Agustina juga menegaskan bahwa penanganan banjir di Semarang tidak bisa dilakukan secara parsial. âHarus ada solusi menyeluruh, termasuk penanganan saluran air dari Gayamsari, Tlogosari, dan sekitarnya,â katanya.
Penanganan banjir sendiri menjadi salah satu program 100 hari kepemimpinan Agustina-Iswar, sehingga pihaknya akan memastikan program ini berjalan.
âNanti kita tinggal panggil TAPD, lalu kita lakukan proses perubahan anggaran utamanya untuk infrastruktur penanganan banjir," ujar dia.
- Wali Kota Semarang
- Tinjau Lokasi Banjir
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy
Berita Terkait:
-
Waspada Jebakan Juru Kunci, Strategi Rahasia Arteta Agar Arsenal Tak Terpeleset di Kandang Wolves
-
Panglima TNI: TNI Tidak Boleh Berpolitik Praktis, Tetapi Harus Tahu Politik Negara
-
Wabup Merangin Tekankan Selektivitas dalam Pemilihan Pengurus Koperasi Merah Putih
-
Leadership Talks di TIM: Gubernur Pramono Tutup Latsar CPNS 2025
-
Sidang Pembunuhan Siti Amelia Memanas! Tuntutan Mati untuk Mulyana Picu Histeria, Keluarga Korban Ngamuk di Ruang Sidang!
-
Parade Kostum Semarang Night Carnival Hibur dan Pukau Masyarakat
-
Ubed Jalani Debut di Piala Sudirman 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.