Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Teliti Sebelum Membeli Pangan

1 Sabtu, 08 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teliti Sebelum Membeli Pangan Teliti Sebelum Membeli Pangan Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza.
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu di Tip Top Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (6/3).

JAKARTA – Warga Jakarta Timur diingatkan untuk lebih teliti dalam memilih kualitas pangan dan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. “Tolong warga berhati-hati dalam memilih pangan. Pastikan berkualitas dan sesuai dengan standar,” ungkap Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, Jumat (7/3).

Masyarakat perlu memerhatikan kandungan setiap produk yang dibeli agar terhindar dari zat kimia berbahaya seperti boraks, rodhamin, formalin, residu pestisida, klorin, eber, dan zat berbahaya lainnya. Menurut Iin, rakyat sekarang lebih bijak dalam memilih makanan yang sehat dan layak dikonsumsi untuk keluarga.

Menurut Iin, kualitas barang akan terlihat juga dari fisiknya dan juga pasti dari harganya. Selain itu, Iin juga minta warga mencari tahudi internet tentang kandungan bahan yang baik dikonsumsi agar terhindar bahaya. “Kita juga bisa membaca dengan browsing. Sekarang edukasi makin terbuka. Maka, warga dapat berhati-hati untuk memilih pangan,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memastikan keamanan pangan terpadu di pasar tradisional, swalayan, dan pasar lokasi binaan menjelang lebaran. “Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan pangan terpadu ini dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, Idul Fitri,” tandas Iin.

Dia memantau langsung ketersediaan bahan pokok dan kualitas pangan. Pemantauan dibantu Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP). Lokasi yang dipantau adalah Pasar Perumnas Klender, Pasar Sawah Barat, Pasar Klender SS, Pasar Pondok Bambu dan Pasar Ciplak.

Lalu, Kamis (6/3) lalu juga ada sidak pengawasan produk pangan di pasar modern Tip Top Pondok Bambu, Superindo Pondok Bambu, Farmers Family dan Naga Jatiwaringin.

Jakarta Barat

Langkah senada dilakukan Sudin KPKP Jakarta Barat. Mereka gencar melakukan pengawasan pangan selama Ramadan.

“Selama Ramadan dan jelang Idul Fitri, kami memantau pangan segar. Jadi, bukan produk jadi, hanya pangan segar,” ungkap Kasudin KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit, Jumat.

Novy menyebutkan pengawasan pangan yang bakal dilakukan bersifat inspeksi mendadak (sidak) sehingga waktu dan tempat belum dapat dibeberkan. Sifat pengawasan dengan sidak. Waktu dan lokasinya akan diinfokan kemudian. Intinya dilakukan untuk jamin keamanan produk pangan selama puasa.

Menurut Novy, pengawasan bakal dilakukan sebanyak dua kali menjelang Idul Fitri. Pengawasan mencakup wilayah Jakbar 1 dan Jakbar 2. Wilayah Jakbar 1 meliputi: Tamansari, Tambora, Kalideres dan Cengkareng.

Sedangkan Jakbar 2 adalah Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah dan Grogol Petamburan.

Novy menurunkan 25 personel. Dia juga melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk menindak pedagang nakal yang menggunakan bahan kimia berbahaya. “ PPNS bisa langsung menindak pedagang pelanggar di lapangan,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.