- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemerintah Mulai Benahi In...
Pemerintah Mulai Benahi Infrastruktur Bekasi
Jumat, 07 Mar 2025, 03:30 WIBBEKASI â Infrastruktur Kota Bekasi banyak luluh lantak akibat banjir bandang. Untuk yang dapat diperbaiki, sudah mulai dibenahi seperti jembatan putus dan sekolah rusak.
âSemua ini harus segera dipulihkan,â ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, di Jakarta, Kamis.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan untuk kebutuhan darurat. Langkah-langkah rehabilitasi wilayah yang hancur mulai dijalankan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas.
âKami juga sudah mulai masuk ke tahap rehabilitasi, terutama memperbaiki jembatan,â tegas Pratikno.
Pratikno menegaskan upaya pemulihan dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyaluran bantuan, perbaikan infrastruktur, hingga langkah mitigasi untuk mencegah bencana serupa terulang.
Sebagai bentuk dukungan penanganan bencana, pemerintah menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) senilai 1,4 miliar.
Bantuan tersebut mencakup paket sembako, makanan siap saji, air mineral, telur, Âminyak goreng, hygiene kit, dan selimut. Kemudian, Âmatras, kasur lipat, terpal, perahu karet, serta perahu polietiline.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan dana operasional sebesar 200 juta untuk mendukung upaya tanggap darurat di lapangan. Pengungsi dan warga yang tetap di rumah masih memerlukan Âbantuan.
Di sisi lain, pemerintah juga telah melanjutkan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan. Langkah modifikasi cuaca ini telah mencegah intensitas hujan semakin tinggi dan memperparah kondisi banjir Bekasi serta wilayah sekitarnya.
Selain fokus penanganan bencana, lanjutnya, pemerintah juga telah menyusun strategi mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Menko mengungkapkan koordinasi dengan Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sudah dilakukan sejak awal guna merancang infrastruktur yang lebih tahan bencana.
âMomentum ini menjadi pelajaran penting untuk melakukan langkah-langkah yang cepat dan lebih terintegrasi,â jelas Pratikno. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Konferensi pers Menekraf tanggapi kasus Amsal Sitepu
-
Niger Kian Keras Menuding Prancis Upayakan Kudeta
-
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang dan Ratusan Luka
-
Kemenhub Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua
-
Demi Efisiensi Energi, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan
-
Pemerintah Kabupaten Batang Datangkan Dua Alat Berat ke Empat Lokasi Longsor
-
Perang Iran Hari ke-33 : Apa Saja yang Terjadi?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.