Sentimen Tarif AS dan Penurunan Peringkat MSCI Tekan IHSG
Sabtu, 01 Mar 2025, 10:20 WIBJAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan berbagai alasan utama terÂkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama beberapa waktu terakhir ini.
Dia menjelaskan adanya perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dengan mitra dagang telah menimbulkan keÂkhawatiran pelaku pasar, sehingga mereka menarik danaÂnya dari emerging market, termasuk Indonesia.
Dia melanjutkan, sentimen berikutnya yaitu kebijakÂan suku bunga acuan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang cenderung higher for longer sebagai upaya menjaga stabilitas tingkat inflasi AS.
âWalaupun saya juga diupdate, paling banyak The Fed akan nurunin satu tahun ini sekali. Jadi, sebenarnya kita taÂhu, interest rate ini sensitif terhadap bursa, terhadap equiÂty. Kalau interest rate naik di US, orang lebih senang beli phisycal product gitu,â ujar Iman di Ruang Seminar BEI, JaÂkarta, Jumat (28/2).
Kemudian, dia melanjutkan yaitu indeks keyakinan konsumen (IKK) AS yang mengalami penurunan signifikan pada Februari 2025, yang mana indeks keyakinan konsuÂmen The Conference Board mencatatkan penurunan bulaÂnan terbesar sejak Agustus 2021.
Sementara itu, dari Asia, dia menyebut Bank of Korea teÂlah menurunkan suku bunga acuannya dari 3 persen menÂjadi 2,75 persen, yang memberikan sentimen terhadap peÂlaku pasar, khususnya di kawasan Asia.
âKita musti aware bahwa sekarang ini 40 persennya aÂsing. Sementara kalau turun terus, ya dari 60 persen (doÂmestik) itu ada hampir 40 persennya retail gitu kan,â ujar Iman.
Dari dalam negeri, dia menjelaskan adanya pemangÂkasan rating oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah memberikan sentimen cukup signifikan ke pasar saham Indonesia.
Sebagai informasi, Rabu (26/2), Presiden AS Donald Trump mengindikasikan rencana untuk mempertimbangÂkan tarif âtimbal balikâ sebesar 25 persen pada mobil EroÂpa dan barang-barang lainnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.