Alcaraz Melaju ke Babak Kedua Qatar Open
Rabu, 19 Feb 2025, 06:52 WIBDOHA - Usai menyingkirkan Marin Cilic di babak pertama Qatar Open, Selasa (18/2) dini hari WIB, Carlos Alcaraz tetap berada di lapangan untuk bermain bersama seorang penonton yaitu bintang NBA, Jimmy Butler.
Alcaraz membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan tapi akhirnya berhasil mengalahkan petenis veteran asal Kroasia dengan skor 6-4, 6-4, sebelum bertemu dengan Butler.
Pemain berusia 35 tahun, yang baru saja pindah ke Golden State Warriors, memilih untuk tidak berada di Bay Area saat NBA All-Star Game digelar pada Minggu (16/2). Sebagai gantinya, dia terbang ke Teluk dan hadir di kerumunan penonton untuk menyaksikan Alcaraz meraih kemenangan.
Butler kemudian memasuki lapangan. Keduanya menggunakan mikrofon saat memberikan pertunjukan singkat untuk para penggemar. Butler bahkan mencoba mengembalikan bola lob Alcaraz, namun gagal.
Melawan Cilic yang berusia 36 tahun, Alcaraz tampil lebih unggul pada momen-momen krusial. Set pertama ditentukan oleh gim ketujuh yang berlangsung selama 18 menit, yang berakhir dengan Alcaraz memanfaatkan break servis yang sangat dibutuhkan.
Di set kedua, Alcaraz sempat tertinggal 0-40 saat melakukan servis di game kedelapan. Ia pun bangkit dengan meÂmenangkan 15 dari 19 poin berikutnya untuk menuntaskan pertandingan dalam waktu satu jam 38 menit.
âSaya sangat senang bisa melewati game tersebut. Marin memberikan banyak tekanan saat saya melakukan servis, dia adalah pengembali bola yang hebat. Saya sangat bersyukur bisa tetap tenang, menjalankan rutinitas dan melakukan pukulan-pukulan yang tepat. Saya sangat senang bisa menang dalam dua set,â ujar Alcaraz di lapangan.
Alcaraz akan menghadapi Zhang Zhizhen atau Luca Nardi di babak kedua. Cilic tampil dalam turnamen pertamanya sejak menjalani operasi lutut pada November lalu.
Jiri Lehecka mengalahkan unggulan ketujuh, Grigor Dimitrov dari Bulgaria, dengan skor 6-4, 6-4. Ini menjadi kemenangan ke-11 bagi petenis asal Ceko tersebut di tahun 2025, yang kini menyamai jumlah kemenangan Alex de Minaur dan Miomir Kecmanovic, memimpin klasemen ATP Tour.
Sementara itu Novak DjoÂkovic mendesak otoritas tenis untuk merombak sistem antidoping dengan menyoroti âinkonsistensiâ dalam kasus yang melibatkan petenis top Jannik Sinner dan Iga Swiatek, serta para pemain dengan peringkat lebih rendah.
Peringkat nomor satu dunia Sinner setuju dengan larangan tiga bulan, mengakui dia bertanggung jawab atas kesalahan timnya yang menyebabkan dirinya dua kali positif terhadap jejak clostebol pada Maret tahun lalu.
Sinner sempat terancam larangan dua tahun setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terhadap pembebasan awal yang diberikan oleh Badan Integritas Tenis Internasional (ITIA), yang diumumkan pada Agustus lalu. ben/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kamis, SIM Keliling Layani Warga Jakarta di Lima Lokasi
-
Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
-
Pengangguran Jadi Ancaman Utama Indonesia Tiga Tahun ke Depan
-
Carlos Alcaraz Simbol Era Baru Tenis Dunia
-
Wanprestasi, Pemkot Surabaya Blacklist Dua Kontraktor dan Ambil Alih Proyek Pompa Air
-
Apel Siaga Ambulans untuk Pelayanan Kegawatdaruratan saat Mudik Lebaran
-
Tanpa Perbaikan Struktural, Pasar Modal hanya jadi Pintu Masuk Jangka Pendek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.