- Home
-
- Luar Negeri
-
- Segera Bertemu Putin, Trum...
Segera Bertemu Putin, Trump Yakin Russia Ingin Akhiri Perang di Ukraina
Selasa, 18 Feb 2025, 01:05 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada hari Minggu (16/2), mengatakan akan segera bertemu dengan Pemimpin Russia, Vladimir Putin, dan meyakini mitranya itu benar-benar ingin menghentikan pertempuran di Ukraina.
âTidak ada waktu yang ditetapkan, tetapi bisa jadi segera," kata Trump kepada wartawan, beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri, Marco Rubio,berusaha mengecilkan ekspektasi mengenai perundingan tingkat tinggi mendatang di Riyadh untuk mengakhiri perang.
Dikutip dari Yahoo News, Rubio akan memimpin delegasi tingkat tinggi AS untuk berdiskusi dengan pejabat Russia di ibu kota Arab Saudi dalam beberapa hari mendatang, serangkaian diplomasi sedang berlangsung saat perang brutal Ukraina mendekati tahun ketiga.
Trump, saat berbicara kepada wartawan setelah penerbangan dengan Air Force One, mengatakan timnya telah berbicara dengan panjang lebar pada pejabat Russia, termasuk utusannya untuk Timur Tengah, Steve Witkoff yang menurut presiden bertemu dengan Putin selama sekitar tiga jam baru-baru ini.
âSaya pikir dia ingin berhenti berperang,â kata Trump tentang Putin.
Ketika ditanya apakah dia yakin Putin ingin merebut seluruh Ukraina, Trump berkata: âItulah pertanyaan saya kepadanya.
âJika dia terus maju... itu akan menimbulkan masalah besar bagi saya,â imbuh Trump.
âSaya pikir dia ingin mengakhirinya, dan mereka ingin mengakhirinya dengan cepat. Keduanya," katanya, seraya menambahkan "Zelensky juga ingin mengakhirinya.â
Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada hari Minggu mengatakan bahwa ia yakin Russia sedang bersiap untuk berperang melawan NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang melemah jika Trump mengurangi dukungan AS terhadap aliansi tersebut.
Trump tampaknya mengabaikan pernyataan Zelensky, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa dia "tidak sedikit pun" khawatir mengenai pesan pemimpin Ukraina tersebut.
Republikan itu telah berulang kali menegaskan bahwa ia akan mengakhiri konflik Ukraina dalam satu hari jika ia kembali ke Gedung Putih, tetapi Rubio menekankan bahwa âtidak akan mudahâ untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama, berdarah, dan rumit tersebut.
âProses menuju perdamaian bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam satu pertemuan,â kata diplomat tertinggi Amerika itu di sela-sela Konferensi Keamanan Munich.
Cari Peluang
Rubio akan memimpin tim tingkat tinggi AS ke Riyadh, tetapi masih belum jelas apakah akan ada partisipasi dari Ukraina. Rubio mengatakan, dia bahkan tidak yakin siapa yang akan dikirim Moskow.
âBelum ada yang difinalisasi,â katanya, seraya menambahkan tujuannya adalah untuk mencari peluang bagi pembicaraan yang lebih luas yang akan mencakup Ukraina dan melibatkan akhir perangâ.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Soal Larangan Vape, Komisi IX DPR Nilai Perlu Dipertimbangkan Serius Demi Lindungi Generasi Muda
-
Warga Perlu Didorong Ramai-ramai Membuat Biopori Guna Kurangi Dampak Banjir
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.