Pesawat Jet Latih yang Canggih Milik Taiwan Jatuh, Pilot Selamat

Sabtu, 15 Feb 2025, 11:14 WIB

TAIPEI - Salah satu pesawat jet latih baru yang canggih dan dikembangkan di dalam negeri milik angkatan udara Taiwan jatuh pada Sabtu (15/2) setelah melaporkan kerusakan mesin. Awaknya berhasil melompat keluar dengan selamat.

AT-5 Brave Eagle, yang dibuat oleh Aerospace Industrial Development Corp milik negara Taiwan dengan anggaran 68,6 miliar dollar Taiwan (2,1 miliar dollar AS), melakukan uji terbang pertama pada tahun 2020.

Ket. Foto: Jet AT-5 Brave Eagle lepas landas dari Pangkalan Udara Chihhang, Taitung, Taiwan. — Sumber: Taiwan Times

Angkatan udara Taiwan mengatakan pesawat tersebut lepas landas dari pangkalan udara Chihhang di Taitung di pantai timur Taiwan, kemudian melaporkan kerusakan pada kedua mesinnya. Awak pesawat terjun payung ke tempat yang aman dan diselamatkan.

Tim investigasi telah dibentuk, kata angkatan udara dalam sebuah pernyataan.

Ini adalah kecelakaan pertama sejak AT-5 mulai diserahkan ke angkatan udara pada tahun 2021.

Angkatan udara Taiwan berencana mengambil 66 unit pada tahun 2026 untuk menggantikan pendahulunya yang sudah tua, AT-3 dan pesawat latih F-5 buatan Amerika Serikat, yang telah mengalami serangkaian kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir.

Angkatan bersenjata Taiwan sebagian besar diperlengkapi oleh AS, namun Taipei telah memprioritaskan pengembangan industri pertahanan dalam negeri yang maju, terutama karena Tiongkok, yang mengklaim Taiwan sebagai miliknya, meningkatkan upaya modernisasi militer dan latihan militer di dekat Taiwan.

AT-5 adalah jet pertama Taiwan yang dibuat di dalam negeri sejak F-CK-1 Ching-kuo Indigenous Defence Fighter, atau IDF, diluncurkan lebih dari tiga dekade lalu, dan kedua jet tersebut terlihat serupa dan memiliki kemampuan sama.

AT-5 digunakan untuk tujuan latihan tempur udara-ke-udara dan udara-ke-darat, dan dapat mendarat dan lepas landas dengan menggunakan landasan pacu yang lebih pendek.

Pesawat ini dapat dilengkapi dengan senjata, meskipun masih dalam tahap pengujian, dan pesawat ini dirancang untuk memiliki fungsi pendukung di masa perang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.