Disnakkan Situbondo Lakukan Pengobatan Gratis Hewan Ternak Terdampak Banjir

Jumat, 07 Feb 2025, 21:47 WIB

SITUBONDO– Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan pengobatan secara gratis ratusan hewan ternak terdampak banjir bandang yang terjadi di beberapa wilayah setempat.

Kepala
bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Sulistiyani, menyebutkan pemberian pengobatan untuk 305 ekor hewan ternak terdampak banjir yang terjadi sejak Senin (3/2) hingga Kamis (6/2).

"Hewan ternak terdampak banjir yang kami berikan pengobatan terdiri dari sapi, domba
, dan kambing," katanya saat dihubungi di Situbondo, Jawa Timur, Jumat (7/2).

Sulistiyani
mengatakan petugas kesehatan hewan Disnakkan memberikan pengobatan jemput bola ke lokasi terdampak banjir untuk melakukan pengobatan dan memberikan vitamin pada hewan ternak yang terdampak banjir.

Dia menyampaikan pascabanjir, hewan ternak sapi, kambing, dan domba rentan terkena penyakit, mulai karena stres, kedinginan bisa karena kandangnya rusak atau hanyut sehingga mudah terserang penyakit.

"Selain pengobatan, kami banyak memberikan vitamin, karena pascabanjir hewan ternak stres, kedinginan, jadi kami beri vitamin supaya tulangnya kuat," tuturnya.

Hewan ternak terdampak banjir, baik itu sapi, kambing
, dan domba, rentan terserang penyakit di antaranya penyakit mulut dan kuku (PMK), diare, kembung, leptospirosis, cacingan, stres, demam, dan abses.

"Kalau ada sapi yang sakit, kami berikan obat antibiotik, tapi yang paling banyak kami berikan vitamin," kata Sulistiyani.

Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, sejak Senin (3/2) hingga Kamis (6/2), yakni di Kecamatan Kendit, Bungatan, Mlandingan, Jatibanteng, Banyuglugur.

Tercatat ada ribuan rumah warga terdampak banjir bandang, dan puluhan rumah di antaranya rusak total dan bahkan rata dengan tanah.

Banjir bandang juga mengakibatkan ratusan hektare lahan pertanian di sejumlah kecamatan terancam gagal panen karena rata-rata tanaman padi terendam banjir.

Selain itu, banjir bandang juga memorak-porandakan infrastruktur jalan dan beberapa jembatan terputus.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Di Karawang Terjadi 50 Kebakaran Terjadi Selama Dua Minggu ini

Perkuat Komitmen pada Asuransi Inklusif, AXA Mandiri Raih ESG Award 2026 by KEHATI

Menag Bertemu Dubes Mesir, Grand Syekh Al-Azhar Dipastikan Hadiri IGIC 2026.

Universitas Thailand Tawarkan Kuliah dan Beasiswa di Jakarta

Secercah Harapan Rehabilitasi 300 Orangutan Menanti Kesiapan Pelepasliaran yang Aman

Intensifkan Pemasaran WashTower, LG Bentuk Kolaborasi Dengan Mitra Dealer Spesialis

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Rumah Harimau Sumatera Ikut Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

Aturan Baru Tarif Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Digodok Kemkomdigi, Tak Adopsi Skema 92:8, Fokus bagi Hasil Adil

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.