Memperjuangkan Isu Perempuan, Komnas Perempuan Dapat Dukungan DPR
Senin, 03 Feb 2025, 22:19 WIBJAKARTAâ Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengapresiasi dukungan dari Komisi XIII DPR RI untuk terwujudnya tata kelola keuangan mandiri Komnas Perempuan dan untuk kerja-kerja Komnas Perempuan pada umumnya.
"Dukungan dari Komisi XIII terhadap kerja-kerja Komnas Perempuan adalah penegasan komitmen untuk penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM," kata Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, di Jakarta, Senin (3/2).
Andy Yentriyani mengatakan Komnas Perempuan memiliki tugas dan kewenangan untuk menyelenggarakan pemantauan, pencarian fakta, pendokumentasian, dan analisis isu-isu terkait kekerasan terhadap perempuan.
Hasilnya digunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi, baik kepada pihak eksekutif, legislatif, dan yudikatif, serta lembaga-lembaga lainnya di masyarakat dan untuk pendidikan publik demi penghapusan kekerasan terhadap perempuan.Â
Sementara itu, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, mengatakan bahwa dukungan pada penguatan kelembagaan Komnas Perempuan adalah hal yang sudah sepatutnya.
"Mengapa Komnas Perempuan menjadi lembaga independen? Dialah yang kemudian menjadi bridging (jembatan) antara masyarakat dengan state. Jadi spirit itu yang kemudian harus kita tunjukkan," kata dia.
Anggota Komisi XIII DPR RI Muslim Ayub menambahkan dengan jumlah kasus yang begitu besar, isu yang kompleks, serta wilayah yang luas yang perlu menjadi cakupan kerja Komnas Perempuan, maka Komnas Perempuan dianggap pantas mendapatkan dukungan yang lebih besar.
"Paling tidak anggaran Komnas Perempuan harus setara atau minimal di atas anggaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," kata Muslim Ayub.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
2 Musim Berturut-turut Bawa Persib Juara, Marc Klok Bangga Torehkan Sejarah
-
Kritik Bantuan Subsidi Upah
-
Prevalensi Obesitas Indonesia Capai 23,4%, Kemenkes dan Nutrifood Tekankan Pentingnya Baca Label Pangan
-
Paula Verhoeven Bicara KDRT: Menepis Mitos Kekerasan Hanya di Kalangan Tertentu
-
Komnas Perempuan Catat 8 Kasus Intoleransi Selama 2025, dari Kasus Depok hingga Padang
-
KPU Sulut Wujudkan Lingkungan Kerja Aman dan Bebas Kekerasan Seksual
-
Minim Laporan Korban, Kekerasan Seksual di Ponpes Bagai Fenomena Gunung Es
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.