Rupiah Berpotensi Fluktuatif Usai lIbur Panjang
Kamis, 30 Jan 2025, 10:40 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperÂkirakan bergerak fluktuatif usai libur panjang Isra Miraj dan Imlek. Mengingat absennya sentimen internal, fokus pasar masih tertuju pada rencana kebijakan baru pemerintah Amerika Serikat (AS) pimpinan Donald Trump.
Seperti diketahui, Trump, dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Swiss, pekan lalu, mengatakan dia akan menuntut Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan pemimpin de facto-nya, Arab Saudi, untuk meÂnurunkan biaya minyak mentah dan mendesak bank-bank sentral global untuk menurunkan suku bunga.
Karenanya, analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memÂproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdaÂgangan di pasar uang antarbank, Kamis (30/1), bergerak fluktuatif di kisaran 16.110-16.180 rupiah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdaÂgangan, Jumat (24/1), menguat hingga 112 poin atau 0,69 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.172 rupiah per dollar AS.
âPresiden AS Donald Trump dalam pidatonya pada hari Kamis (23/1) di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) Davos, Swiss, mengatakan bahwa ia akan menuntut Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OrganizaÂtion of the Petroleum Exporting Countries/ OPEC) dan peÂmimpin de facto-nya, Arab Saudi, untuk menurunkan biaÂya minyak mentah dan mendesak bank-bank sentral global untuk menurunkan suku bunga,â ucap Pengamat mata uang Ibrahim Assuabi dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
BEI Catat 3.040 Sanksi, Ratusan Emiten Kena Semprit
-
Gubernur Pramono Kukuhkan LDII DKI, Dorong Ormas Keagamaan Jadi Motor Harmoni Jakarta
-
Warga Diungsikan, Rumah Rusak akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura Bertambah
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Wilayah DKI Jakarta Akan Diguyur Hujan pada Selasa (24/2) Sore
-
Analis: Sentimen 'Sell America' Dorong Penguatan Rupiah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.