KAI Sebut 1.200 Penumpang Batalkan Perjalanan Akibat Banjir Grobogan
Jumat, 24 Jan 2025, 00:16 WIBSemarang - PT KAI mencatat sekitar 1.200 penumpang yang membatalkan perjalanan menyusul terputusnya jalur rel di perlintasan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati akibat banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
"Ada sekitar 1.200 penumpang yang membatalkan keberangkatan. Sebagian di antaranya melakukan penjadwalan ulang perjalanannya," kata EVP of Corporate Secretary PT KAI Raden Agus Dwinanto Budiaji di Semarang, Kamis.
Terputusnya jalur KA yang menghubungkan relasi Semarang-Surabaya itu, lanjut dia, mengakibatkan perubahan pola operasi KA yang harus memutar.
Selain itu, sejumlah perjalanan kereta yang terpaksa dibatalkan.
Ia menyebut jarak tempuh yang lebih jauh serta antrean perjalanan KA akibat rute yang memutar berdampak pada jadwal kedatangan maupun keberangkatan.
Ia menyebut perjalanan KA yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang tersebut mengalami keterlambatan rata-rata 2 jam.
PT KAI memberikan layanan pemulihan pada penumpang di stasiun maupun di atas kereta akibat keterlambatan perjalanan KA tersebut.
Ia menuturkan PT KAI berupaya mempercepat perbaikan jalur yang tergerus banjir di Grobogan, namun dengan tetap memerhatikan unsur keselamatan.
PT KAI menargetkan jalur rel yang masih terputus akibat banjir di Kabupaten Grobogan tersebut sudah dapat dilintasi pada Jumat (23/1).
Menurut dia, percepatan penyelesaian satu lajur rel yang terputus agar pola operasional KA tidak memutar, sehingga waktu tempuh bisa kembali mendekati normal.
Berita Terkait:
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Tertabrak Kereta di Bawah Flyover Sidoarjo, Nenek 70 Tahun Meninggal
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Kasus Videografer Amsal Sitepu Ancaman bagi Keberlangsungan Industri Kreatif
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.