Dorong Swasembada Pangan, Pertamina Fasilitasi Rumah Potong Unggas Raih Sertifikasi Halal
Jumat, 24 Jan 2025, 15:55 WIBJAKARTA - PT Pertamina (Persero) mendampingi dan fasilitasi mitra binaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melakukan proses sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Salah satu sasaran sertifikasi adalah pelaku UMKM yang bergerak di usaha Rumah Pemotongan Unggas (RPU), sebagai sumber  bahan baku produk pangan berbahan daging unggas.
RPU merupakan hulu dari proses kehalalan suatu produk, di mana UMKM yang bergerak di bidang usaha makanan berbahan baku daging unggas, tidak bisa mendapatkan sertifikasi halal, apabila RPU sebagai sumber bahan baku belum tersertifikasi halal.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal kepada pelaku usaha merupakan komitmen Pertamina untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan kepastian hukum kehalalan terhadap produk yang digunakan masyarakat. Selain itu, mendorong swasembada pangan dengan adanya kepastian mutu produk di  masyarakat.
âSertifikat halal menandakan komitmen tinggi terhadap standar kebersihan, kualitas, dan kehalalan produk yang dihasilkan sehingga melindungi konsumen untuk mendapatkan produk berkualitas. Di sisi lain sertifikasi halal khusus untuk Rumah Potong Unggas diharapkan memberikan efek berganda bagi pelaku UMKM bidang pangan berbahan baku produk unggas sehingga dapat mengurus proses sertifikasi halal,â ujar Fadjar.
Sertifikasi halal untuk dua UMKM yang bergerak di usaha Rumah Potong Unggas yakni Ayame Narti di Berau, Kalimantan Timur dan RPU Lintang Chicken di Lampung Tengah, Provinsi Lampung, telah meningkatkan daya saing dan penjualan.
Rokhim, pemilik RPU Ayame Narti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan dan dukungan Pertamina dalam mendapatkan sertifikasi halal.
âDengan adanya sertifikat halal ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk kami, dan masyarakat tidak perlu mencari produk unggas halal di luar Kabupaten Berau,â ucapnya.
Pemberian sertifikasi halal kepada RPU Ayame Narti memegang peran penting karena merupakan tempat pemotongan unggas pertama di Kabupaten Berau. Dengan diraihnya sertifikasi halal, RPU "Ayame Narti" tidak hanya menjadi pelopor dalam penyediaan jasa penyembelihan unggas yang halal, tetapi juga menginspirasi UMKM lainnya untuk terus meningkatkan kualitas usaha mereka.
Hal senada disampaikan Ninengah Sudiarti, pemilik RPU Lintang Chicken di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Lintang Chicken merupakan UMKM yang menyediakan jasa penyembelihan unggas dan menjadi RPU pertama di Kecamatan Rumbia yang telah memiliki sertifikat halal.Â
âDengan sertifikasi halal yang difasilitasi Pertamina, usaha kami bisa mendapatkan kepercayaan lebih luas dari para pelaku usaha kecil,â tutur Ninengah.Â
Selain menyediakan jasa penyembelihan unggas, Lintang Chicken menyediakan produk ayam potong utuh, ayam fillet, ayam marinasi, dan lain-lain. Dengan sertifikasi halal, masyarakat semakin percaya dan terlindungi dengan produk halal dan berkualitas.Â
Sebanyak 20 pelaku usaha kecil di sekitar Kecamatan Rumbia mengambil ayam potong dari Lintang Chicken yang digunakan sebagai bahan baku. Ayam potong digunakan terutama untuk ayam marinasinya untuk diolah kembali menjadi ayam goreng krispi.Â
Pertamina sebagai BUMN memfasilitasi sertifikasi halal, hal ini dapat memberikan multiplier effect dari hulu ke hilir, dari pemotongan hingga hilirisasi produk daging ayam. Upaya ini juga sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM dan kesehatan masyarakat melalui swasembada pangan.Â
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
(IKN)
- Swasembada Pangan
- Sertifikasi Halal
- Pertamina
- Rumah Pemotongan Unggas (RPU)
Penulis: Tim Redaksi
Berita Terkait:
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
Tak Hanya KPR, BTN Perluas Ekspansi ke Sektor Produktif dan UMKM Jawa Barat
-
'Super New Moon' 14 Juli Berpotensi Akibatkan Rob di 10 Wilayah Pesisir Sulawesi Utara
-
Kazakhstan Gandeng Gandeng Bangun Koridor Perdagangan Strategis
-
OJK Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Sistem Keuangan Nasional
-
Aset hingga Rp17,5 Miliar Disita KPK! Jejak Karier Mentereng Silmy Karim Berakhir di Pusaran Korupsi Imigrasi
-
Disnakertrans Cianjur: 42 PMI Alami Masalah di Negara Tujuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.