BI Ingatkan Prospek Ekonomi Terjaga Tapi Tetap Waspada dengan Kondisi Global

Kamis, 23 Jan 2025, 00:03 WIB

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyampaikan, prospek perekonomian nasional terjaga yang ditunjukkan dari proses pemulihan ekonomi terus berlanjut pada 2024 dengan pertumbuhan yang tetap baik pada 2025 dan 2026, namun harus tetap waspada terhadap kondisi global.

“Optimis, tetapi juga waspada karena kondisi global yang masih menunjukkan ketidakpastiannya,” kata Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman dalam diskusi “Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2024” yang diikuti secara virtual di Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman dalam diskusi “Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2024” yang diikuti secara virtual di Jakarta, Rabu (22/1/2025). — Sumber: ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Ia mengatakan, tahun 2024 bukanlah tahun yang mudah untuk dilalui, namun pemulihan ekonomi Indonesia berlanjut dan berdaya tahan.

Menurut dia, pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia berada di level yang cukup baik dibandingkan dengan negara-negara lain. Inflasi juga rendah dan terjaga atau tetap terkendali dalam sasaran. Sementara nilai tukar rupiah menunjukkan kondisi yang cukup terjaga.

Aida menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan berada di kisaran 4,8 hingga 5,6 persen pada 2026 dengan sumber pertumbuhan berasal dari konsumsi swasta dan pemerintah, investasi, serta kinerja ekspor. Kabar positifnya, ujar dia, pertumbuhan ekonomi nasional juga menunjukkan tren peningkatan pada jangka menengah.

Ke depan, sinergi bauran kebijakan menjadi kunci agar terjadi transformasi ekonomi nasional dengan tetap memperhatikan tantangan atau risiko perekonomian global.

Ia menyebutkan, beberapa tantangan global itu terutama divergensi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dibandingkan dengan negara-negara lain serta risiko geopolitik yang tinggi dan fragmentasi perdagangan.

“Sehingga kami di Bank Indonesia melihat pertumbuhan ekonomi global itu dari 2023 3,3 persen turun menjadi 3,2 persen di 2024 dan 2025, dan bahkan menjadi 3,1 persen di tahun 2026,” kata Aida.

Ia mengatakan, untuk memperkuat ketahanan dan meningkatkan kinerja perekonomian nasional lebih tinggi, “resep” pertama yang harus ditempuh dalam agenda kebijakan transformasi ekonomi nasional yaitu sinergi untuk memperkuat stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Agenda kebijakan transformasi ekonomi nasional selanjutnya yaitu sinergi mendorong pertumbuhan domestik melalui konsumsi dan investasi serta sinergi meningkatkan produktivitas dan kapasitas ekonomi nasional.

“Ini adalah bagaimana kita membesarkan ‘gelas’ kita. Pertumbuhan ekonomi tidak bisa kita push begitu saja kalau gelasnya terlalu kecil. Jadi kita harus meningkatkan yang kita sebut dengan kapasitas ekonomi nasional. Ditambah dengan domestiknya untuk permintaan dari konsumsi dan investasi,” katanya.

Kemudian, agenda kebijakan transformasi ekonomi nasional yang terakhir yaitu sinergi pendalaman keuangan untuk pembiayaan perekonomian serta sinergi digitalisasi sistem pembayaran dan sektor jasa keuangan.

“Dan tentunya harus ada biayanya, yaitu makanya kita harus mendalamkan pasar keuangan. Dan jangan lupa untuk memastikan benefit dari digitalisasi sistem pembayaran dan sektor jasa,” kata Aida.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan, Upacara di Wamena Berlangsung Lancar.

Cincinnati Open 2026: Janice Tjen Lewati Drama Tiga Set untuk Melaju ke Babak 32 Besar

IQAir: Kualitas Udara di Jakarta saat Peringatan HUT RI Ternyata Tak Sehat

Bantu Korban di NTT, PT Pertamina Patra Niaga Donasikan Rp81/lt Tiap BBM

Tak Sabar Lihat Aksinya? Ini Formasi Lengkap Paskibraka Indonesia Berdaulat

Belajar dari Gempa NTT, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa  ‎

PLN Gerak Cepat! 11 Gardu Induk Utama Listrik Flores Berhasil Dipulihkan

Bikin Haru! Polres Bogor Renovasi 21 Rumah Warga untuk Rayakan HUT RI

Mensesneg: Presiden Prabowo Pertimbangkan ke NTT untuk Tinjau Penanganan Gempa

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Wilayah Barat Indonesia pada Senin

Semarakkan HUT RI,  PT KAI Sumut Beri Diskon 17 Persen Tiket KA Sribilah

Detik-Detik Kereta Garuda Prabayaksa Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.