Setahun Usai Bangkit dari Cedera, Dimitrov Kembali Lolos ke Babak Keempat Wimbledon
Senin, 06 Jul 2026, 00:10 WIBLONDON â Setahun setelah mimpi besarnya di Wimbledon berakhir akibat cedera yang menyakitkan, Grigor Dimitrov akhirnya kembali menorehkan kisah indah di All England Club. Petenis Bulgaria itu memastikan tiket ke babak keempat Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Matteo Berrettini dalam pertarungan lima set, MInggu (5/7) waktu setempat.
Dimitrov menang dengan skor 6-3, 6-4, 3-6, 5-7, 6-3 atas finalis Wimbledon 2021 tersebut. Kemenangan ini menjadi penebusan sempurna setelah tahun lalu langkahnya terhenti secara dramatis akibat cedera otot dada saat unggul dua set atas juara akhirnya, Jannik Sinner, di babak 16 besar.
Kala itu Dimitrov harus mengakhiri pertandingan sambil menahan tangis. Kini, 12 bulan berselang, petenis berusia 35 tahun tersebut berhasil kembali ke pekan kedua Wimbledon dan membuka lembaran baru dalam kariernya.
"Saya tidak pernah tahu apa yang akan terjadi setelah cara saya mengakhiri Wimbledon tahun lalu. Namun lihat sekarang, tahun ini saya kembali ke sini dan memiliki kesempatan untuk menulis ulang kisah saya," ujar Dimitrov seusai pertandingan.
Ia mengaku perjalanan kembali ke level terbaik bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga perjuangan mengatasi berbagai rintangan yang datang setelah cedera.
"Saya ingin jujur kepada semua orang. Bagi saya ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Yang terpenting adalah mampu melewati setiap hambatan, tetap fokus pada momen sekarang, dan menikmati kesempatan seperti ini," katanya.
Dimitrov bahkan mengaku terus mengulang kalimat penyemangat untuk dirinya sendiri sepanjang pertandingan.
"Saya mengatakan itu lebih dari seribu kali selama pertandingan. Tidak sering saya mendapat kesempatan bermain di lapangan ini, dan saya tidak tahu berapa kali lagi saya akan bisa tampil di sini. Jadi saya ingin memanfaatkan setiap momennya."
Dimitrov tampil dominan pada dua set pertama. Permainannya yang agresif membuat Berrettini kesulitan mengembangkan permainan sehingga petenis Bulgaria itu unggul 6-3, 6-4.
Namun, pertandingan berubah setelah Berrettini bangkit pada set ketiga. Penutupan atap Centre Court akibat kondisi cuaca juga memicu jeda sekitar 15 menit yang sempat mengganggu ritme permainan Dimitrov.
Momentum tersebut dimanfaatkan petenis Italia itu untuk merebut dua set berikutnya dan memaksa pertandingan berlanjut hingga set penentuan.
Meski kehilangan keunggulan dua set, Dimitrov tetap tenang. Pada set kelima, ia kembali menunjukkan kualitas terbaiknya dengan mematahkan servis lawan untuk unggul 3-1 melalui pukulan backhand satu tangan menyilang yang memukau penonton Centre Court.
Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhir pertandingan. Dimitrov menutup laga dengan servis yang solid untuk memastikan kemenangan sekaligus melangkah ke babak 16 besar.
Di babak keempat, Dimitrov akan menghadapi petenis tuan rumah Arthur Fery, yang menjadi salah satu kejutan di Wimbledon tahun ini.
Dimitrov berharap kebangkitannya tidak berhenti sampai di sini. "Saya hanya ingin terus kembali ke lapangan dan bersaing. Rasanya luar biasa bisa kembali berada di pekan kedua Wimbledon. Semoga tren positif ini terus berlanjut," ujar mantan petenis peringkat tiga dunia tersebut.
Keberhasilan melaju ke babak keempat menjadi bukti bahwa Dimitrov mampu bangkit dari salah satu momen paling pahit dalam kariernya. Kini, ia memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh sekaligus menghapus kenangan buruk yang sempat menghantuinya di Wimbledon.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.