Marcos Jr Tuduh Rodrigo Duterte Sebarkan Kebohongan

Rabu, 22 Jan 2025, 02:50 WIB

MANILA - Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, pada Senin (20/1) menuduh pendahulunya, Rodrigo Duterte, telah menyebarkan kebohongan setelah mantan pemimpin itu mengatakan anggaran nasional tahun ini tidak sah, dalam perseteruan terbaru antara mantan sekutu tersebut menjelang pemilihan paruh waktu mendatang.

Aliansi antara keluarga Marcos dan Duterte yang berpengaruh runtuh tahun lalu akibat perbedaan kebijakan dan perang kata-kata yang melibatkan Wakil Presiden Sara Duterte, putri mantan presiden tersebut, yang mengatakan bahwa ia telah menyewa seorang pembunuh untuk membunuh Marcos Jr, istrinya, dan sepupunya, jika ia sendiri terbunuh.

Ket. Foto: Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte — Sumber: AFP/JAM STA ROSA 

Rodrigo Duterte mengatakan dalam sebuah episode di kanal podcast daring yang ditayangkan pada Sabtu (18/1) lalu bahwa anggaran nasional tidak sah, dan menuduh beberapa item tidak didanai untuk memberi Marcos Jr keleluasaan dalam mengalokasikan dana.

Pernyataan Duterte itu dilontarkan setelah ia mendengar adanya laporan dugaan penyimpangan dalam laporan komite konferensi bikameral mengenai UU Anggaran Umum dari seorang anggota DPR Kota Davao yang menemukan adanya beberapa kekosongan dalam laporan yang disetujui komite bikameral Kongres dan hal itu baru pertama kalinya terjadi sepanjang masa jabatan anggota DPR tersebut.

Duterte, yang merupakan bagian dari panel beranggotakan lima orang dalam podcast tersebut, mengkritik laporan bikameral yang tidak lengkap mengenai anggaran nasional dan mengatakan bahwa membiarkan hal-hal kosong adalah sesuatu tidak dapat diterima.

“(Jika disetujui dengan item kosong), itu bukan undang-undang yang sah,” kata Duterte dalam episode podcast yang ditayangkan langsung. “(Jika ada yang kurang), itu bukan anggaran yang sah untuk diimplementasikan. Itu tidak hanya tidak akurat, tetapi saya pikir anggarannya tidak sah,” ungkap dia.

Informasi yang Salah

Menanggapi pernyataan dari mantan Presiden Duterte, Presiden Marcos Jr mengatakan bahwa meloloskan anggaran dengan item kosong tidak diperbolehkan.

"Dia (Duterte) berbohong karena dia tahu betul hal itu tidak akan pernah terjadi," kata Marcos Jr kepada wartawan saat sesi tanya jawab usai peresmian peluncuran Tesla Center Philippines di Kota Taguig. “Sepanjang sejarah Filipina, kami tidak diperbolehkan memiliki UU Anggaran Umum yang tidak menyebutkan nama proyek dan berapa banyak dana yang dialokasikan. Jadi semua itu bohong,” tegas dia.

Sementara itu Sekretaris Eksekutif Marcos Jr, Lucas Bersamin, mengatakan sumber yang mendapat informasi yang salah dan jahat telah menyebarkan kebohongan.

"Penyebaran berita palsu seperti itu benar-benar jahat dan harus dikutuk sebagai tindakan kriminal," kata Bersamin dalam sebuah pernyataan.

Bulan lalu, Marcos Jr menandatangani anggaran 2025 sebesar 6,33 triliun peso Filipina (108,17 miliar dollar AS) menjadi undang-undang, 10 persen lebih tinggi dari rencana pengeluaran tahun sebelumnya.

Persetujuan anggarannya sempat tertunda lebih dari sepekan setelah para pendukung anggaran mengeluhkan pengurangan di bidang pendidikan dan pencabutan subsidi negara untuk program kesehatan. ST/Inquirer/I-1 

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.