Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO Tegaskan Target Bantuan Harian ke Gaza 500-600 Truk Setelah Gencatan Senjata

📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
WHO Tegaskan Target Bantuan Harian ke Gaza 500-600 Truk Setelah Gencatan Senjata Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. WHO menargetkan memasukkan 500-600 truk bantuan ke Gaza setiap hari setelah gencatan senjata diberlakukan.

Jenewa - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (17/1) menargetkan memasukkan 500-600 truk bantuan ke Gaza setiap hari setelah gencatan senjata diberlakukan.

“Proses utama dimulai pada Minggu, dan PBB bersama kami (WHO) sangat berencana untuk memprioritaskan sebanyak mungkin," kata Richard Peeperkorn, perwakilan WHO untuk Tepi Barat dan Gaza, menjawab pertanyaan Anadolu.

"Targetnya adalah memasukkan antara 500 hingga 600 truk per hari dalam beberapa minggu mendatang... itu akan menjadi peningkatan besar dibandingkan 40-50 truk yang telah kita lihat selama sebulan terakhir,” kata Peeperkorn menambahkan.

Menyebut bahwa peningkatan tersebut akan menjadi "sangat besar," Peeperkorn menegaskan WHO akan berupaya maksimal untuk memasukkan barang-barang prioritas "secepat mungkin."

Ia menyuarakan harapan agar rute pengiriman diperluas sehingga bantuan dapat mencapai wilayah Utara dan Selatan Gaza dengan dibukanya titik-titik perbatasan yang selama ini ditutup.

Peeperkorn juga menyatakan keprihatinan atas situasi keamanan di wilayah Gaza yang terkepung, seraya mengatakan masalah tersebut harus segera diatasi.

“Penting bahwa hambatan keamanan dan politik yang signifikan untuk pengiriman bantuan di seluruh Gaza dihapus. Kami membutuhkan akses yang cepat, tanpa hambatan, dan aman serta aliran bantuan yang dipercepat ke dalam dan di seluruh Gaza,” katanya.

Prioritas utama adalah makanan, air, persediaan medis, bahan bakar, serta suku cadang untuk memperbaiki generator di rumah sakit, tambahnya.

“Ada begitu banyak kebutuhan yang tidak pernah dapat sepenuhnya diatasi, namun sedang diprioritaskan saat ini... dan semoga akan terwujud,” ujarnya.

Namun, ia juga menambahkan bahwa lembaga-lembaga bantuan harus berhati-hati dalam membangkitkan harapan yang berlebihan.

Menjawab pertanyaan lanjutan tentang apakah ada perubahan dalam aliran bantuan dan misi WHO sejak pengumuman kesepakatan gencatan senjata, ia menjawab situasinya "masih sama."

“Saat ini, bantuan yang masuk ke Gaza masih lambat,” katanya, seraya mendesak agar hal itu "pasti" bakal berubah dalam beberapa pekan mendatang.

Pada Rabu (15/1), Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, mengumumkan keberhasilan mediator mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, dengan implementasi yang dijadwalkan mulai Minggu (19/1).

Peeperkorn juga menyoroti kerusakan parah pada sistem kesehatan di Gaza, mendesak upaya kolaboratif untuk memenuhi kebutuhan yang ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.