- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perang Hibrida Russia Sang...
Perang Hibrida Russia Sangat Berbahaya
Selasa, 14 Jan 2025, 20:37 WIBJAKARTA â Dunia diingatkan akan berbahayanya perang hibrida yang dilakukan Russia. Menurut Jerman ini mengancam perdamaian globalkarena meningkat ancaman keamanan. Jerman merasa bahwa "perang hibrida" Russia secara khusus menargetkan industri persenjataan Jerman.
"Kami adalah pendukung terbesar Ukraina di Eropa," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser kepada surat kabar harian Suddeutsche Zeitung.
Oleh karena itu, Jerman mengasumsikan situasi ancaman yang meningkat. "Situasi keamanan telah memburuk secara signifikan. Putin bertindak sama sekali tidak bermoral," tambahnya.
Faeser menunjuk yang disebutnya sebagai "kebrutalan" Putin dengan melancarkan perang agresi terhadap penduduk sipil Ukraina. Putin juga melakukan serangan dunia maya atau kampanye disinformasi.
Ada serangan terhadap infrastruktur dan perusahaan penting, dan juga peningkatan signifikan dalam insiden sabotase atau spionase.
Rusia telah lama menghadapi tuduhan dari barat karena melakukan perang hibrida, yang merupakan penggunaan cara konvensional dan nonkonvensional untuk menciptakan ketidakstabilan di negara-negara.
Taktik tersebut dapat mencakup campur tangan pemilu, rencana pembunuhan, dan serangan terhadap infrastruktur asing.
Berita Terkait:
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
Italia Bersikeras Sanksi Minyak Russia Tetap Dipertahankan
-
Persib Bandung Larang Aremania Datang ke Stadion GBLA
-
Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan
-
Pembiayaan FIF di Stand Motor Honda Jakarta Fair Kemayoran 2026
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.