MUI Ambon: Jangan Mudah Terpengaruh Isu Tak Bertanggung Jawab

Minggu, 12 Jan 2025, 18:36 WIB

JAKARTA – Para tokoh agama Maluku mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga keharmonisan di tengah isu sensitif yang berpotensi memecah belah persatuan usai peristiwa bentrok di kawasan Tugu Trikora, Ambon, Sabtu (11/1) malam. Warga jangan mudah terprovokasi.

"Jangan mudah terpengaruh isu yang tidak bertanggung jawab. Mari sama-sama menyelesaikan masalah dengan tidak menyebar video-video insiden semalam," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Abdulah Latuapo, di Ambon, Minggu.

Ket. Foto: ambon — Sumber: ist

Dia menyayangkan peristiwa baku lempar antarkelompok remaja di kawasan Tugu Trikora, Kota Ambon, Sabtu malam hingga Minggu dini hari itu. "Ini sangat disayangkan. Ambon yang damai, kuat toleransinya kembali disayat dengan tindakan-tindakan tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan hasil rapat bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku dan Kota Ambon bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, disepakati bahwa peristiwa tersebut murni criminal, bukan masalah agama.

Senada dengan Latuapo, Ketua Sinode GPM Pendeta Elifas Tomix Maspaitella juga mengajak masyarakat Maluku tetap menjaga persaudaraan dan kedamaian di tanah para raja ini. "Sebagai pimpinan umat beragama, saya mengajak semua warga bersama-sama menahan diri. Mari membangun terus komitmen perdamaian antarumat beragama yang sudah menjadi berkat Tuhan kepada Maluku selama ini," pintanya.

Menurutnya, jika memang ada salah paham, alangkah baiknya itu dibicarakan dari hati ke hati sebagai basudara. Ia juga menyarankan, permasalahan-permasalahan kecil sebaiknya diselesaikan dengan bantuan ketua RT/RW, lurah atau tokoh agama setempat.

"Itu jauh lebih baik daripada membiarkan emosi pribadi dan kelompok bisa memicu konflik antarwarga. Ini akan merombak persaudaraan antarumat Maluku," ujarnya.

Pendeta Elifas menambahkan, selaku pimpinan umat beragama akan terus membina umat masing-masing agar cinta damai. Sebab ssemua harus membangun Ambon dan Maluku supaya tidak terus terpuruk.

Informasi dari kepolisian, keributan bermula dari cekcok antarpemuda yang diduga terlibat balap liar dan mabuk-mabukan di sekitar Tugu Trikora tersebut. Perselisihan kecil tersebut memicu konsentrasi massa hingga akhirnya terjadi bentrokan yang meluas ke beberapa jalan utama dan kawasan permukiman.

Akibat bentrokan ini, tiga sepeda motor dan satu bangunan dilaporkan terbakar. Beberapa orang juga luka-luka akibat lemparan batu. Aparat kepolisian dari Polresta Ambon yang mendapat laporan, sejak Minggu (12/1/2025) pukul 01.30 WIT dini hari langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim menurunkan personel gabungan dari Polresta Ambon, Polda Maluku, dan Kodam Pattimura untuk membubarkan massa yang bertikai.

“Kami menerima laporan adanya keributan di Tugu Trikora yang dipicu balap liar dan mabuk-mabukan. Anggota segera dikerahkan untuk menghalau massa. Syukurlah pagi tadi situasi sudah kondusif,” ujar Driyano.

Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan massa, namun aksi saling serang terus berlangsung hingga pagi. Pada hari Minggu pagi, situasi di lokasi berangsur kondusif. Meski begitu, ruas jalan utama di sekitar Tugu Trikora dipenuhi puing-puing batu dan sisa bentrokan.

Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat keamanan dikerahkan di sejumlah titik strategis Kota Ambon. Hingga kini, polisi masih mengidentifikasi pelaku yang memicu bentrokan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.