Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkalpinang Bentuk Satgas Tebang Pohon

📅 Rabu, 08 Jan 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pangkalpinang Bentuk Satgas Tebang Pohon Doc: ANTARA/ HO-Humas BPBD Pangkalpinang
Ket. Tim Satgas Penebangan Pohon Pemkot Pangkalpinang memangkas dahan pohon besar di Jalan Soekarno Hatta Pangkalpinang, Rabu (7/1).

PANGKALPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), membentuk tim satuan tugas (satgas) penebangan pohon, guna mencegah pohon tumbang karena diterjang angin kencang dampak cuaca ekstrem.

"Seluruh pohon-pohon tua berpotensi tumbang di sepanjang jalan dan ruang publik akan ditebang," kata Kepala Bidang P2K Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Nur Ikhsan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan pembentukan tim satgas penebangan pohon ini sebagai tindak lanjut arahan Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang Budi Utama, guna mengantisipasi pohon tumbang selama musim hujan ekstrem.

"Pj Wali Kota Pangkalpinang tidak ingin lagi ada korban jiwa tertimpa pohon tumbang, sebagaimana kejadian pohon tumbang beberapa waktu lalu yang menewaskan dua orang warga dan merusak puluhan kendaraan masyarakat," katanya.

Ia menyatakan satgas penebangan pohon ini merupakan gabungan personel dari berbagai instansi yaitu Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, PLN, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, dan Mentari Biru Energy.

"Saat ini kita tengah melakukan penebangan dan pemangkasan dahan-dahan pohon di Jalan Soekarno Hatta Kota Pangkalpinang dan kegiatan penebangan pohon ini akan terus dilanjutkan ke jalan-jalan protokol lainnya," kata Nur Ikhsan.

Menurut dia, dalam sepekan terakhir ini curah hujan disertai angin kencang di Kota Pangkalpinang cukup tinggi, sehingga diimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari bencana dampak cuaca ekstrem.

"Dalam kondisi seperti ini potensi tumbangnya pohon-pohon pelindung ini cukup besar, karena hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang yang tinggi," katanya.

Ia mengatakan berteduh di bawah pohon tidak hanya berpotensi bencana pohon tumbang, tetapi juga potensi terkena sambaran petir juga sangat besar. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat tidak berteduh di bawah pohon.

"Kami mengimbau masyarakat di saat hujan turun untuk mencari tempat yang aman dan tidak beraktivitas di luar rumah," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.