Pelatih Baru Harus Punya Pengalaman dan Kemampuan Komunikasi

Selasa, 07 Jan 2025, 06:59 WIB

JAKARTA - PSSI secara resmi mengumumkan penghentian kerja sama dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Keputusan ini menandai berakhirnya kiprah pelatih asal Korea Selatan tersebut bersama skuad Garuda. Shin Tae-yong, yang telah menjadi arsitek timnas selama beberapa tahun terakhir, resmi diberhentikan dari posisinya, Senin (6/1).

Keputusan ini memunculkan beragam reaksi dari para pendukung timnas Indonesia. Sebagian besar menyayangkan berakhirnya era kepelatihan Shin Tae-yong yang dianggap membawa perubahan positif, sementara yang lain menganggap langkah ini sebagai sesuatu yang perlu dilakukan demi kemajuan yang lebih besar.

Ket. Foto: Shin Tae-yong — Sumber: AFP/KARIM JAAFAR

Pengamat sepak bola Eko Noer Kristiyanto menyatakan bahwa keputusan PSSI untuk mengganti pelatih merupakan bagian dari dinamika yang wajar dalam dunia sepak bola.

“Setiap pelatih selalu dinilai berdasarkan target-target yang telah ditentukan sebelumnya. Meski ada peningkatan performa, itu belum cukup jika target utama tidak tercapai,” ujar dia.

Eko menjelaskan bahwa penampilan tim yang membaik atau permainan yang lebih menarik saja tidak bisa menjadi tolok ukur utama. Baginya, langkah pergantian pelatih adalah sesuatu yang lumrah terjadi ketika federasi merasa ada kebutuhan untuk ­mengejar tujuan yang lebih besar.

Eko menambahkan, keputusan memberhentikan Shin Tae-yong tidak terlepas dari beban berat yang kini berada di pundak PSSI. Jika PSSI salah memilih pengganti, proyek ambisius untuk membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia bisa terancam gagal.Dia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab federasi akan semakin besar. Jika pelatih baru tidak memberikan hasil yang diharapkan, federasi, termasuk ketua umum PSSI, akan berada di bawah tekanan yang lebih besar.

Namun, Eko juga meyakini bahwa nama Shin Tae-yong tetap akan dikenang dengan baik oleh publik sepak bola Indonesia. Menurut dia, meskipun keputusan pemberhentian ini diambil, persepsi terhadap sosok Shin Tae-yong akan tetap positif, terutama mengingat kontribusi besar yang telah dia berikan selama melatih timnas.

Lebih jauh, Eko melihat bahwa pemecatan ini bukan semata-mata soal kegagalan di Piala AFF 2024. Dia menjelaskan bahwa Piala AFF hanyalah salah satu turnamen regional yang tidak memiliki bobot signifikan dalam skala target jangka panjang.

“Seperti yang telah diungkapkan ketua umum PSSI, pergantian ini lebih berkaitan dengan rencana besar yang ingin diwujudkan federasi, termasuk ambisi untuk tampil di Piala Dunia,” ujar Eko. 

Menurut dia, Shin Tae-yong telah diberi waktu yang cukup lama untuk membawa perubahan, sehingga keputusan ini lebih didasarkan pada rasionalitas dan kebutuhan untuk bergerak ke arah yang lebih tinggi. ben/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.