Penajam Optimistis Bandara IKN Peluang Kerja Warga Lokal
Senin, 05 Okt 2026, 03:28 WIBPENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), optimistis Bandar Udara (Bandara) Internasional Nusantara, prasarana penunjang transportasi yang dibangun di wilayah Kecamatan Penajam, menjadi peluang kerja bagi warga lokal.
âBandara Internasional Nusantara ke depan akan membuka peluang kerja bagi warga lokal, khususnya bidang penerbangan,â ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya mengenai keberadaan bandara itu, di Penajam, Minggu (4/10).
Pemkab Penajam Paser Utara optimistis keberadaan Bandara Internasional Nusantara memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di kabupaten berjuluk Benuo Taka itu, terutama peluang kerja atau karier warga lokal di sektor penerbangan.
âPemerintah kabupaten sejak dini mempersiapkan warga lokal agar dapat mengisi kebutuhan tenaga non-teknis di Bandara Internasional Nusantara,â ujarnya.
Bandara Internasional Nusantara bakal terus berkembang, kata dia lagi, sehingga pemerintah kabupaten kerja sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya menyiapkan sumber daya manusia lokal agar dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di sekitar penerbangan.
Apalagi Bandara Internasional Nusantara direncanakan diubah status bandara khusus menjadi komersial yang terkoneksi jalan tol menuju IKN dan Jembatan Pulau Balang, bukan saja membuka peluang kerja, tetapi juga bisa menumbuhkan perekonomian Kabupaten Penajam Paser Utara.
Apabila Bandara Internasional Nusantara melayani penerbangan domestik dan internasional dapat dipastikan bakal ada potensi pendapatan lainnya.
Pengoperasian Bandara Internasional Nusantara secara komersial, kata dia, bakal memacu pertumbuhan usaha sektor jasa transportasi, perdagangan, perhotelan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan lainnya. âPendapatan Kabupaten Penajam bisa bertambah dari sektor industri, pariwisata dan kawasan pengembangan ekonomi lainnya,â katanya.
Pembukaan penerbangan komersial akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berada di kawasan penyangga IKN, karena seiring meningkatnya mobilitas, daya beli dan pendapatan usaha ikut terdorong.
âKe depan diproyeksikan pendapatan kabupaten tidak hanya bertumpu dari dana transfer dan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) saja,â demikian Mudyat Noor. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026
-
BBM Subsidi Tetap, Keputusan Pemerintah Ini Dinilai Tepat, Kenapa?
-
13 Unit Alat Baru Tiba! PU Kirim Pompa Raksasa & Truk Tangki ke 5 Provinsi Kalimantan
-
Persija Rekrut Ivan Mamut, Striker Kroasia Jadi Pemain Asing ke-9
-
Aktivitas Penyeberangan Merak Tidak Terganggu Erupsi Anak Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.