Disiapkan 9,55 Juta Ton Pupuk Subsidi untuk Dukung Swasembada Pangan
Selasa, 07 Jan 2025, 00:31 WIBJember - PT Pupuk Indonesia menyiapkan sebanyak 9,55 juta ton pupuk bersubsidi pada 2025 untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan dan sudah didistribusikan sejak 1 Januari 2025.
"Pada tahun 2025, kami menerima amanat untuk menyalurkan pupuk subsidi sebesar 9,55 juta ton yang terdiri dari urea sebesar 4,6 juta ton, NPK sebesar 4,3 juta ton dan pupuk organik 500 ribu ton," kata Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh dalam acara Farmer Meeting di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin.
Jumlah kuota pupuk bersubsidi tersebut lebih banyak daripada kuota 2024 yang mencapai 7,2 juta ton karena banyaknya aturan dan pihaknya menerima kontrak pada bulan April 2024, sehingga terlambat mendistribusikan pupuk kepada para petani.
"Hingga saat ini kami sudah menyalurkan sekitar 10 ribu ton pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia yang sudah didistribusikan sejak 1 Januari 2025, sehingga diharapkan petani menggunakan secara tepat," harapnya.
Menurutnya PT Pupuk Indonesia senantiasa siap mendukung program pemerintah di bidang pertanian dalam percepatan swasembada pangan nasional.
"Melalui penyediaan pupuk bersubsidi dan non-subsidi, dengan pendampingan uji tanah untuk rekomendasi dosis pemupukan yang tepat, maka diharapkan dapat menjadi solusi pertanian berkelanjutan khususnya bagi kelompok tani di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember," tuturnya.
Pupuk Indonesia juga menyiapkan Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) dengan memberikan layanan on-farm dan off-farm dengan pendampingan Tenaga Agronomis dan Taruna Makmur.
Sampai dengan Desember 2024, dari target luas lahan 350.000 hektare (ha), sudah mencapai realisasi sebesar 451.536 ha atau 129 persen, khusus padi sebesar 124.845 ha dengan 170 ribu petani binaan yang tersebar di 24 provinsi.
Tri Wahyudi mengatakan secara konkrit kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan swasembada diharapkan dapat tercapai dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong
-
Di Ibadah Syukur Awal Tahun PGI, Menteri Ara Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Hunian untuk Korban Bencana
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Jadwal, Moda Transportasi, dan Cara Daftar
-
Lindungi Kepentingan Nasional, RI Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO
-
Menhub: Keselamatan Penerbangan adalah Prioritas Strategi Pemerintah
-
Pertamina Halau Tongkang Hanyut, Hindari Insiden Laut
-
TNI AU Kerahkan Drone Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisarua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.